Internasional

Trump Ancam Tarif 100 Persen Demi Greenland, Uni Eropa Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Diperdagangkan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan ancaman tarif terhadap negara-negara Eropa terkait tuntutan pengambilalihan Greenland, yang direspons tegas oleh Uni Eropa atas isu kedaulatan dan stabilitas kawasan Atlantik Utara. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan ancaman tarif terhadap negara-negara Eropa terkait tuntutan pengambilalihan Greenland, yang direspons tegas oleh Uni Eropa atas isu kedaulatan dan stabilitas kawasan Atlantik Utara.

WASHINGTON, UNHAS.TV- Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan akan “100 persen” melaksanakan ancaman pengenaan tarif terhadap negara-negara Eropa yang menentang tuntutannya untuk mengambil alih Greenland.

Negara-negara sekutu Eropa secara terbuka menyatakan dukungan terhadap kedaulatan Greenland, dengan Menteri Luar Negeri Denmark menegaskan bahwa presiden Amerika Serikat tidak dapat mengancam untuk memperoleh wilayah semi-otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark tersebut.

Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper menegaskan kembali posisi London bahwa masa depan Greenland sepenuhnya merupakan hak rakyat Greenland dan pemerintah Denmark untuk menentukan.

Pada Senin waktu setempat, Trump menolak mengesampingkan kemungkinan penggunaan kekuatan dan bersikeras akan tetap memberlakukan tarif atas barang-barang yang masuk ke Amerika Serikat dari Inggris dan tujuh negara sekutu NATO lainnya.

Dalam unggahan di Truth Social pada Selasa dini hari, Trump menyatakan telah melakukan percakapan telepon yang sangat baik dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dan menyepakati pertemuan berbagai pihak di Swiss pada pekan ini.

Trump menegaskan bahwa Greenland merupakan wilayah yang sangat penting bagi keamanan nasional dan keamanan dunia, serta menyatakan bahwa tidak ada jalan untuk mundur dari pandangannya tersebut.

Ia menyebut akan mengenakan tarif sebesar 10 persen terhadap seluruh barang dari Inggris mulai 1 Februari dan menaikkannya menjadi 25 persen mulai 1 Juni hingga tercapai kesepakatan bagi Washington untuk membeli Greenland dari Denmark.

Trump menyatakan kebijakan tarif yang sama akan diterapkan terhadap Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Belanda, dan Finlandia, yang seluruhnya merupakan anggota NATO yang didirikan pada 1949.

Ketika ditanya apakah ia benar-benar akan melaksanakan ancaman tarif tersebut, Trump menjawab tegas kepada NBC News bahwa ia akan melakukannya seratus persen.

Saat ditanya lebih lanjut apakah ia akan menggunakan kekuatan untuk merebut wilayah tersebut, Trump hanya menjawab tidak ada komentar.

Trump juga menyindir Eropa agar lebih fokus pada perang Rusia dan Ukraina, yang menurutnya merupakan persoalan utama benua tersebut, alih-alih mempersoalkan Greenland.

Pemerintah Denmark memperingatkan bahwa tindakan militer Amerika Serikat di Greenland dapat mengakhiri keberadaan NATO, di tengah dukungan simbolik dari beberapa negara Eropa yang mengirimkan sejumlah kecil pasukan ke wilayah tersebut.

Trump justru menanggapi langkah itu dengan mengumumkan rencana pengenaan tarif terhadap delapan negara anggota NATO.

Menteri Luar Negeri Denmark Lars Løkke Rasmussen menyatakan bahwa Eropa harus menunjukkan kepada Presiden Trump bahwa ancaman tarif bukanlah jalan ke depan.

Ia menegaskan adanya garis merah yang tidak boleh dilanggar dan menolak segala bentuk eskalasi terkait kepemilikan Greenland.

Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan bahwa kebijakan tarif tidak menguntungkan siapa pun dan menegaskan bahwa Eropa tidak menginginkan eskalasi maupun sengketa dagang dengan Amerika Serikat.

Ia juga menegaskan bahwa misi pengintaian NATO yang dilakukan pada akhir pekan lalu bukanlah tindakan militer karena telah diumumkan dan disepakati sebelumnya.

Uni Eropa dijadwalkan menggelar pertemuan darurat para pemimpinnya di Brussel pada Kamis untuk membahas respons terhadap ancaman terbaru Trump terkait pengambilalihan Greenland.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas menegaskan bahwa blok tersebut tidak berniat mencari konflik, namun akan mempertahankan posisinya.

Ia menambahkan bahwa ancaman dagang bukanlah cara yang tepat dan menegaskan bahwa kedaulatan tidak dapat diperdagangkan.

Ketegangan ini juga mencuat setelah beredarnya pertukaran pesan antara Trump dan Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Støre, yang menunjukkan Trump menyalahkan Norwegia atas kegagalannya meraih Hadiah Nobel Perdamaian.

Dalam tanggapannya yang dilihat BBC, Støre menjelaskan bahwa Hadiah Nobel Perdamaian diberikan oleh komite independen, bukan oleh pemerintah Norwegia, serta menegaskan dukungan penuh Norwegia terhadap Denmark atas isu Greenland.

Trump kemudian kembali menuduh bahwa Norwegia sebenarnya mengendalikan penghargaan tersebut, meskipun klaim itu dibantah oleh Oslo.

Sementara itu, Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara North American Aerospace Defense Command mengumumkan bahwa sejumlah pesawat tengah menuju Pangkalan Antariksa Pituffik di Greenland sebagai bagian dari operasi rutin yang telah lama direncanakan.

Pihak Norad menegaskan operasi tersebut telah dikoordinasikan dengan Denmark dan pemerintah Greenland serta merupakan kegiatan yang sebelumnya juga dilakukan pada 2022, 2023, dan tahun lalu.(*)

Sumber: BBC, 21 Januari 2026