Internasional

Trump Terima Lionel Messi Sambil Tegaskan Iran Minta Gencatan Senjata

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menerima klub Inter Miami di Gedung Putih, Amerika Serikat, Kamis (5/3/2026) waktu setempat atau Jumat (6/3/2026) dini hari WITA. (dok the sun)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebutkan Pemerintah Iran telah mengirim permintaan agar kedua negara itu bisa berdamai setelah Amerika Serikat menyerang sejumlah fasilitas militer Iran.

Trump menegaskan hal itu saat menerima klub sepakbola klub Inter Miami di Gedung Putih, Amerika Serikat, Kamis (5/3/2026) waktu setempat atau Jumat (6/3/2026) dini hari WITA. Penerimaan itu setelah Inter Miami tampil sebagai juara MLS Cup Champions 2025.

Tampak hadir Lionel Messi, Luis Suarez, Jordi Alba, dan kawan-kawannya serta pemilik Inter Miami, Jorge Mas. Lionel Messi dan Jorge Mas berdiri di samping Trump. 

"Mereka (Iran) menghubungi (saya), mereka bilang, apakah kita akan mencapai kesepakatan? Saya tegaskan, kau sedikit terlambat," ujar Trump. Trump menambahkan, "Angkatan Laut Iran sudah habis, 24 kapal perang rontok dalam tiga hari. Itu jumlah kapal perang yang banyak."

Ia juga menyebutkan, sistem pertahanan udara Iran juga sudah musnah bersama dengan sejumlah pesawat tempur sehingga Iran tidak lagi memiliki kekuatan Angkatan Udara.

"(kami akan terus) memusnahkan musuh sesuai rencana. Kami sudah menghancurkan lebih banyak rudal dan drone Iran setiap jam, merontokkan mereka di saat beberapa pihak menyebutkan itu tidak mungkin. Kami memiliki militer hebat di mana saja di dunia ini," katanya.

Penggemar Lionel Messi

Pada penerimaan tim Inter Miami di Gedung Putih, Trump menegaskan bahwa anaknya adalah penggemar berat Lionel Messi. "Anak saya bertanya, apakah Ayah tahu siapa yang akan datang ke Gedung Putih hari ini? Saya jawab, 'Tidak. Ada banyak hal yang harus saya kerjakan. Dia menjawab, Messi. Dia memang penggemar berat Messi," ujar Trump.

Trump juga menegaskan bahwa belum ada Presiden Amerika Serikat yang pernah mengundang khusus Lionel Messi. "Ini adalah keistimewaan khusus dan belum pernah ada Presiden Amerika sebelumnya yang punya kesempatan mengucapkan: selamat datang ke Gedung Putih, Lionel Messi," ujarnya lalu menjabat tangan Lionel Messi.(*)