Pendidikan

Unhas Alihkan Pengelolaan Unhas Press ke Manajemen Unhas TV

UNHAS PRESS - Wakil Rektor IV Unhas Prof Dr Eng Ir Adi Maulana ST MPhil menyerahkan pengalihan Unhas Press kepada PT Hadin Media Nusantara selaku pengelola Unhas TV, di Gedung Rektorat Unhas, Senin (6/4/2026). (Unhas TV/Rahmatia Ardi)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi mengalihkan pengelolaan Unhas Press kepada manajemen Unhas TV, Senin (6/4/2026).

Langkah ini ditempuh untuk mendorong pengelolaan Unhas Press yang lebih profesional, sekaligus memperkuat kualitas layanan publikasi karya ilmiah di lingkungan universitas.

Serah terima pengelolaan itu berlangsung di Ruang Rapat Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis Universitas Hasanuddin.

Acara tersebut dihadiri Wakil Rektor IV Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan dan Bisnis Unhas Prof Dr Eng Ir Adi Maulana ST MPhil, jajaran komisaris dan direksi PT Hadin Media Nusantara selaku pengelola Unhas TV, Kepala Kantor Unhas TV, serta manajemen Unhas Press.

Pengalihan ini menjadi bagian dari rencana transformasi Unhas Press dari unit pelaksana teknis menjadi entitas yang dikelola secara profesional berbasis bisnis.

Universitas menilai model pengelolaan lama perlu diperbarui agar mampu menjawab kebutuhan sivitas akademika yang terus tumbuh, terutama dalam penerbitan buku, jurnal, dan berbagai karya ilmiah lain.

Prof Adi Maulana mengatakan kesepakatan itu menandai babak baru bagi Unhas Press. Menurut dia, potensi penerbitan di lingkungan Universitas Hasanuddin sangat besar, ditopang jumlah mahasiswa yang mencapai puluhan ribu serta ribuan dosen yang membutuhkan wadah publikasi yang layak.

“Unhas sebagai pemilik Unhas Press mempercayakan pengelolaannya kepada Unhas TV. Potensi Unhas Press ini ke depan sangat besar, dengan jumlah mahasiswa dan sivitas akademika yang membutuhkan wadah untuk mencetak karya ilmiahnya,” kata Prof Adi.

Ia mengatakan pengelolaan baru diharapkan membuat Unhas Press lebih tertata, baik dari sisi mutu penerbitan, pelayanan, maupun keberlanjutan finansial.

Dengan pola profesional, Unhas Press tidak lagi hanya diposisikan sebagai unit administratif, melainkan sebagai entitas yang mampu bergerak lebih lincah dan kompetitif.

“Ke depan, Unhas Press akan dikelola secara profesional dalam bentuk entitas bisnis, sehingga dari segi kualitas, pelayanan, hingga finansial bisa lebih optimal,” ujar Prof Adi.

Menurut dia, universitas ingin Unhas Press berkembang melampaui kebutuhan internal kampus. Targetnya, penerbit ini tidak hanya dikenal di lingkungan Unhas, tetapi juga dapat menjadi rujukan bagi kalangan akademik di Sulawesi Selatan bahkan di tingkat nasional.

Adi juga mengajak sivitas akademika memanfaatkan Unhas Press sebagai kanal utama penerbitan karya mereka. Ia menjanjikan proses penerbitan akan melewati tahapan penyuntingan dan tata letak dengan standar profesional.

Pengelolaan baru ini juga diharapkan membuka ruang kolaborasi lebih luas dengan pihak eksternal, termasuk alumni dan tenaga ahli di bidang penerbitan.

Di saat yang sama, Unhas menempatkan langkah tersebut sebagai bagian dari strategi memperkuat ekosistem akademik berbasis inovasi, literasi, dan kewirausahaan.

(Rahmatia Ardi / Moh Resha Maharam / Unhas TV)