MAKASSAR, UNHAS.TV – Universitas Hasanuddin (Unhas) memulai Pelatihan Dasar Calon NonPNS Tetap (CNPT) Tenaga Kependidikan dan Dosen Angkatan VIII Tahun 2026.
Sebanyak 183 calon dosen dan tenaga kependidikan mengikuti pelatihan gelombang pertama yang berlangsung di Aula Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhas, Selasa (1/9/2026).
Dikutip dari rilis Humas Unhas, peserta pada gelombang pertama terdiri atas 32 calon dosen dan 151 tenaga kependidikan. Secara keseluruhan, Latsar CNPT Angkatan VIII diikuti 367 peserta yang terbagi dalam dua gelombang.
Gelombang kedua akan diikuti oleh 184 tenaga kependidikan dan dijadwalkan berlangsung pada pertengahan September 2026.
Direktur Pengembangan Talenta dan Kapasitas Sumber Daya Manusia Unhas, Prof dr M Aryadi Arsyad MBiomedSc PhD mengatakan pelatihan tersebut menjadi tahapan penting dalam membangun pemahaman peserta terhadap nilai dan budaya organisasi sebelum menjalankan tugas di lingkungan universitas.
Menurut dia, kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama dalam menciptakan tata kelola perguruan tinggi yang baik.
Karena itu, Latsar CNPT tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga pembentukan karakter profesional yang selaras dengan arah pengembangan Unhas.
“Pelatihan ini merupakan proses awal untuk memahami nilai dan arah pengembangan Unhas,” ujar Prof. Aryadi.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan kehidupan akademik dan tata kelola universitas.
Materi tersebut mencakup nilai dasar ASN BerAKHLAK, pengelolaan sumber daya manusia dan pengembangan karier, kebijakan akademik, kemitraan dan internasionalisasi, pengawasan internal, penjaminan mutu, kewirausahaan, pemanfaatan kecerdasan artifisial, komunikasi efektif, wawasan kebangsaan, bela negara, hingga pencegahan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.
Selain pembelajaran di ruang kelas, peserta juga mengikuti Focus Group Discussion (FGD) serta kegiatan pengembangan kapasitas melalui outbound.
Kegiatan tersebut dirancang untuk mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, kedisiplinan, kerja sama tim, dan penyelesaian masalah.
Prof. Aryadi menekankan agar seluruh pembekalan yang diterima selama pelatihan tidak berhenti sebagai pengetahuan, melainkan diterapkan dalam aktivitas profesional setelah peserta kembali ke unit kerja masing-masing.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Unhas Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc mengingatkan peserta mengenai tanggung jawab sebagai bagian dari ekosistem perguruan tinggi.
Ia menekankan pentingnya integritas dalam administrasi, kompetensi teknis, kesiapan menghadapi transformasi digital, peningkatan kualitas layanan, sinergi antarunit, serta kedisiplinan waktu.
Menurut Rektor yang akrab disapa Prof. JJ tersebut, pemahaman terhadap tridarma perguruan tinggi harus dimiliki seluruh unsur universitas.
Dosen menjalankan fungsi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sementara tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam memastikan berbagai layanan akademik berjalan efektif.
“Dosen menjalankan fungsi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sedangkan tenaga kependidikan berperan sebagai fasilitator yang mendukung kelancaran berbagai proses akademik dan layanan universitas,” katanya.
Ia juga menyoroti perubahan pola kerja akibat perkembangan teknologi. Digitalisasi, menurutnya, harus diikuti kemampuan menghadirkan inovasi layanan agar universitas tetap adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Latsar CNPT Angkatan VIII berlangsung selama empat hari pada masing-masing gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada 1, 2, 3, dan 5 September 2026, sedangkan gelombang kedua berlangsung pada 15, 16, 17, dan 19 September 2026.
Melalui program ini, Unhas memberikan orientasi awal bagi calon dosen dan tenaga kependidikan agar memahami nilai institusi, budaya kerja, sistem tata kelola, serta tuntutan profesional sebelum menjalankan tugas secara penuh di lingkungan universitas. (*)
LATSAR CNPT - Calon dosen dan tenaga kependidikan Unhas mengikuti Pelatihan Dasar CNPT Angkatan VIII Tahun 2026 di Aula LPPM Unhas, Makassar, Selasa (1/9). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi, integritas, dan pemahaman tata kelola perguruan tinggi. (Dok Humas Unhas)





-300x191.webp)


