Pendidikan

Unhas Loloskan 201 Proposal Pendanaan BIMA Kemdiktisaintek, Berikut Rinciannya?

Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Unhas Prof Ir Suharman Hamzah PhD. (Dok Unhas TV)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) berhasil meloloskan 201 proposal Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA) Kemdiktisaintek tahun 2026. 

Proposal tersebut terdiri atas 70 pendanaan lanjutan (65 penelitian dan 5 pengabdian masyarakat), dan 131 pendanaan baru (106 penelitian dan 25 pengabdian masyarakat). Seluruh skema pendanaan yang ditawarkan tersebut berada pada PTNBH Kluster Mandiri. 

Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhas Prof Ir Suharman Hamzah ST MT PhD (Eng) HSE menyampaikan, pencapaian ini tidak terlepas dari upaya intensif dalam memberikan pendampingan kepada para pengusul.

Pendekatan yang dilakukan meliputi pendampingan terstruktur serta strategi pemetaan skema yang sesuai dengan bidang keilmuan dan kesiapan proposal.

"Berbagai strategi dan koordinasi terus dilakukan secara optimal. Alhamdulillah, seluruh skema riset yang ditawarkan pada klaster PTNBH dapat kita peroleh tahun ini," jelas Prof Suharman.

Prof Suharman mengingatkan, penyusunan proposal penelitian harus dilakukan secara matang dan berbasis perencanaan yang jelas. Setiap proposal diharapkan tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi memiliki kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

"Penelitian harus disiapkan dengan baik sejak awal. Ke depan, kami akan terus mendorong dosen untuk mengajukan proposal pada berbagai skema lain yang tersedia, serta meningkatkan kualitas berdasarkan masukan dari reviewer," tambah Prof Suharman.

Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, LPPM Unhas akan terus memberikan pendampingan bagi proposal yang belum berhasil memperoleh pendanaan.

Perbaikan akan dilakukan secara sistematis agar dapat diajukan kembali pada periode berikutnya dengan kualitas yang lebih baik.

"Kami tidak berhenti pada capaian ini. Justru kami akan terus mendorong peningkatan kualitas proposal agar semakin kompetitif di berbagai skema pendanaan," tegasnya.

Adapun total proposal yang diajukan Unhas pada Program BIMA tahun ini mencapai 1.057 judul penelitian dan 120 judul pengabdian kepada masyarakat. Tingginya jumlah usulan tersebut mencerminkan antusiasme serta produktivitas sivitas akademika dalam mengembangkan riset dan pengabdian yang berkualitas.

Terkait total pendanaan yang diterima, hingga saat ini belum terdapat informasi resmi yang diumumkan. Besaran pendanaan nantinya akan diumumkan oleh kementerian terkait dan disampaikan melalui akun masing-masing peserta. Diperkirakan, pengumuman tersebut akan tersedia dalam satu hingga dua pekan ke depan.

BIMA (Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Kemdiktisaintek adalah platform digital resmi yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk mengelola seluruh siklus penelitian dan pengabdian masyarakat dosen. 

Platform ini memfasilitasi pengajuan proposal, monitoring, evaluasi, hingga pelaporan dana hibah riset nasional. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai sistem pengelolaan, tetapi juga menjadi platform utama penyaluran hibah yang mencakup berbagai skema penelitian dan pengabdian. 

Adapun rincian jumlah penelitian untuk pendanaan baru tahun 2026 per skema adalah:

  • 1. Program Penelitian (106 judul):
    •  PPS-PTM : 41 judul 
    • PPS-PDD : 27 judul 
    • PDP / Dosen Pemula : 20 judul 
    •  PFR :  7 judul 
    •  Prototipe :  5 judul 
    •  PT-LP :  1 judul 
    •  RIKUB : 1 judul 
  • 2. Program Pengabdian kepada Masyarakat (25 pengabdian)
    • PKM (Program Kemitraan Masyarakat) : 19 judul 
    • PMP (Program Pemberdayaan Masyarakat/Pengembangan) :  5 judul 
    • PISN : 1 judul.(*)