Pendidikan

Unhas Perkuat Kesadaran K3, Targetkan Raih Sertifikasi ISO 45001

MAKASSAR, UNHAS.TV - Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) semakin menjadi perhatian utama di lingkungan Universitas Hasanuddin (Unhas).

Kampus ternama di Indonesia timur ini tak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga ingin memastikan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh civitas akademika.

Langkah konkret pun diambil, termasuk sosialisasi K3 kepada Badan Usaha Milik Unhas (BUMU) dan penargetan sertifikasi ISO 45001, standar internasional yang mengatur sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja.

Sebagai bagian dari upaya ini, Unhas menggelar sosialisasi K3 untuk anak perusahaan di bawah naungan BUMU pada 20 Maret 2025 di Gedung IPTEKS.

"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kerja sekaligus mempercepat langkah Unhas dalam meraih sertifikasi ISO 45001 pada tahun ini," kata Direktur Pengembangan Usaha dan Pemanfaatan Aset (PUPA) Unhas Dr ir Syahriadi Kadir MSi.

Berbagai langkah strategis telah diimplementasikan, mulai dari pemasangan rambu keselamatan, penyediaan alat pemadam kebakaran (APAR), hingga penggunaan pakaian cerah bagi petugas kebersihan untuk meningkatkan visibilitas dan keamanan di area kampus.

Kesadaran akan pentingnya K3 semakin meningkat seiring dengan meningkatnya pemahaman terhadap dampak kecelakaan kerja.

Kepala Sub Direktorat Sistem Jaminan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Unhas, Prof Dr Lalu Muhammad Saleh SKM MKes menegaskan bahwa penerapan K3 di Unhas telah menjadi prioritas.

“K3 itu menjamin dan melindungi, para civitas akademika kan bagian dari tenaga kerja yang harus dijamin keselamatannya. Jangan sampai mereka mengalami kecelakaan atau penyakit akibat kerja dari setiap aktivitas di Unhas,” ujarnya.


Edukasi K3 Berkelanjutan

>> Baca Selanjutnya