Makassar
Sulsel

Unhas Resmi Buka Campus Immigration Point, Perkuat Layanan Keimigrasian

Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi meluncurkan Campus Immigration Point (CIP) di lingkungan Universitas Hasanuddin, Kamis (10/09/2026). ( Unhas TV / Andrea Ririn Karina)

MAKASSAR, UNHAS TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi meluncurkan Campus Immigration Point (CIP) di lingkungan Universitas Hasanuddin, Kamis (10/09/2026). 

Fasilitas ini dihadirkan untuk mempermudah akses layanan keimigrasian bagi sivitas akademika sekaligus mendukung mobilitas internasional di lingkungan kampus.

Peluncuran CIP merupakan hasil kolaborasi Unhas dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan dan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Rektor Unhas, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan, Friece Sumolang SH MH.

Rektor Unhas, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc mengatakan kehadiran CIP tidak sekadar menjadi tempat pelayanan paspor dan keimigrasian.

Menurutnya, fasilitas tersebut merupakan bentuk kepercayaan pemerintah kepada Unhas sekaligus bagian dari upaya memperkuat internasionalisasi kampus.

“Dipilihnya Unhas sebagai tempat ini sangat beralasan. Di Timur ini, Unhas adalah benchmark. Kita berharap kehadiran Unhas menjadi top-class university di dunia dan itu akan menginspirasi juga kawasan Timur,” ujar Prof JJ.

Ia menjelaskan, Unhas memiliki mobilitas internasional yang cukup tinggi, baik melalui mahasiswa maupun sivitas akademika yang menjalankan berbagai kegiatan di luar negeri. Mobilitas tersebut dinilai membutuhkan dukungan layanan keimigrasian yang mudah dan efisien.

“Kantor ini jangan dianggap sekadar urusan paspor, urusan visa. Tapi disimpulkan bahwa Unhas dipercayai oleh pemerintah dalam membangun kantor," ujarnya.

"Ini indikasi untuk menjadi mitra strategis dalam mempermudah, mempercepat, membuat tidak terlalu lama dan sebagainya, dalam melayani kebutuhan-kebutuhan dan kemajuan-kemajuan dalam penguatan internasionalisasi Unhas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, Abdi Widodo Subagio SSi., mengatakan layanan CIP pada tahap awal difokuskan untuk mendukung kebutuhan sivitas akademika dan mahasiswa asing Unhas.



Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi meluncurkan Campus Immigration Point (CIP) di lingkungan Universitas Hasanuddin, Kamis (10/09/2026). ( Unhas TV / Andrea Ririn Karina)


Menurutnya, layanan tersebut nantinya berpotensi diperluas sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat yang berada di sekitar kampus.

“Ke depannya, fasilitas ini juga bisa diperuntukkan untuk masyarakat sekitar kampus. Untuk sementara ini masih untuk support team, jadi kita uji coba untuk fasilitas agar meningkat dan juga mahasiswa asing Unhas. Tapi ke depannya mungkin tidak akan berhenti di sini,” kata Abdi.

Pada tahap awal, layanan keimigrasian di CIP dibuka dua kali dalam sepekan, yaitu setiap Selasa dan Kamis. Layanan tersebut ditargetkan dapat dikembangkan menjadi layanan harian agar akses masyarakat terhadap pelayanan keimigrasian semakin mudah.

Untuk pelayanan paspor, pada tahap awal tersedia 25 kuota. Sementara itu, proses pengambilan dokumen dilakukan setelah pemohon memperoleh notifikasi melalui sistem layanan yang digunakan.

CIP tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa Unhas. Mahasiswa dari perguruan tinggi lain dan masyarakat umum juga dapat memanfaatkan layanan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam kegiatan yang sama, Universitas Hasanuddin dan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar turut menandatangani perjanjian kerja sama. 

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Internasionalisasi dan Kantor Urusan Internasional Universitas Hasanuddin, Jamaluddin Fitrah Alam SPi MSi PhD bersama Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, Abdi Widodo Subagio SSi.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan instansi keimigrasian dalam memberikan pelayanan bagi sivitas akademika, mahasiswa asing, serta masyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas dan demonstrasi layanan di Campus Immigration Point.

Melalui kehadiran CIP, Universitas Hasanuddin menargetkan pelayanan keimigrasian yang lebih mudah, cepat, dan efektif. Fasilitas ini sekaligus diharapkan menjadi salah satu penunjang penguatan internasionalisasi Unhas dan memperluas manfaat kampus bagi masyarakat.

(Andrea Ririn Karina / UnhasTV)