UNHAS.TV - Diskusi publik bertajuk Quo Vadis BEM Unhas digelar IKA Unhas Kota Makassar di Kopi Aspirasi, Sabtu malam 23 Agustus 2025.
Forum ini membahas masa depan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Hasanuddin yang saat ini masih dalam masa transisi.
Alumni dan aktivis menilai kehadiran BEM penting sebagai motor gerakan kolektif mahasiswa di tingkat universitas.
Sekretaris IKA Unhas Makassar, Faizal, menekankan bahwa ruang ekspresi mahasiswa lebih luas jika BEM universitas hadir.
Sejumlah tokoh akademisi dan aktivis lintas generasi hadir, termasuk Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Muhammad Ruslin.
Diskusi melahirkan kesepakatan bahwa BEM Unhas harus segera terbentuk demi memperkuat gerakan dan ruang akademis mahasiswa. (*)