UNHAS.TV - Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar menerima hibah kapal riset berukuran 100 groston dari Kejaksaan Agung. Kapal ini merupakan hasil sitaan dari kasus illegal fishing yang diharapkan dapat membantu mengurangi kerugian negara. Kini, kapal tersebut sedang dalam tahap perbaikan di galangan Batam dan dilengkapi dengan alat tangkap yang dibutuhkan. Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof Dr Hamzah Halim SH MH MAP., menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan Kejaksaan Agung serta optimisme terhadap kontribusi kapal ini dalam meningkatkan kualitas riset dan pendidikan di bidang hukum maritim. Unhas telah menyiapkan dua lokasi alternatif, yaitu Barombong dan Paotere Makassar, sebagai tempat untuk pengoperasian kapal riset ini. Kapal riset ini akan menambah armada Unhas yang sebelumnya telah memiliki dua kapal buatan sendiri. Simak lebih lanjut tentang potensi kapal ini dalam mendukung riset dan pendidikan di Unhas dalam video berikut!
Pendidikan
Video: Hibah Kapal Ikan dari Kejaksaan Agung untuk Riset Unhas

Baca Artikel Terkait :
Pendidikan
Video: Poltekkes Yogyakarta Benchmarking ke Unhas, Jadi Rujukan Strategi
by Arif Fuddin Usman
10 November, 2024
Pendidikan
Puncak Dies Natalis ke-63 Fisip, Prof JJ: Saya Suka Temanya
by Amir Pallawa Rukka
12 Mei, 2024
Pendidikan
Jalur Pendidikan Afirmasi, ASN Pemprov Sulsel Berkesempatan Lanjut Studi S2-S3 di Unhas
by Arif Fuddin Usman
04 Januari, 2025
Pendidikan
Unhas Kini Punya 549 Guru Besar, 4 Terbaru dari Fakultas Kedokteran
by Amir Pallawa Rukka
22 Januari, 2025
Baca Artikel Lainnya :
Polhum
KPK Periksa Indra Iskandar Terkait Kasus Korupsi Rumah Jabatan DPR RI
by Amir Pallawa Rukka
14 Maret, 2024
News
Jalan Depan Kantor Bupati Maros Tergenang, Truk Pengangkut Barang Terhambat
by Amir Pallawa Rukka
12 Februari, 2025
Internasional
Kebakaran di Klub Malam Macedonia Utara, Tewaskan 59 Pengunjung
by Amir Pallawa Rukka
17 Maret, 2025
Pendidikan
Unhas Open Day 2025 Diserbu Calon Mahasiswa, Antusias Cari Informasi Penerimaan
by Arif Fuddin Usman
09 Februari, 2025