UNHAS TV – Ammolong Tedong atau penyembelihan kerbau, merupakan tradisi prosesi adat dalam pelepasan jenazah para raja gowa. Tradisi ini menggambarkan penghormatan terakhir bagi sang raja yang mangkat. Tradisi ini sarat makna budaya dan simbolik. Tradisi ini dilakukan sebelum jenazah almarhum diturunkan menggunakan tandu dari dalam Istana Balla Lompoa. Pasukan Tubarania, yang mengenakan pakaian adat khas Makassar, berbaris di sepanjang jalan sebelum tangga masuk ke Istana Balla Lompoa. Pasukan inilah yang kemudian bertugas mengusung tandu jenazah, melangkahi kerbau yang telah disembelih sebagai simbol penghormatan terakhir. Usai prosesi penyembelihan dan pengusungan tandu, tandu jenazah diturunkan, dan istri serta anak almarhum Raja Gowa ke-38 ikut masuk ke dalam tandu sebagai bagian dari tradisi keluarga kerajaan. Bagaimana prosesi adat ini, simak tayangan selengkapnya dalam video ini:
Budaya
Video: Tradisi Ammolong Tedong di Upacara Pelepasan Jenazah Raja Gowa

Baca Artikel Terkait :
Budaya
Video: Ma'Nene Ritual Merawat Nenek Moyang di Desa Benteng Mamullu Toraja Utara
by Arif Fuddin Usman
17 September, 2024
Budaya
Video: Trah Gowa Tallo Sanrobone, Ziarah Makam di Kompleks Sultan Hasanuddin
by Arif Fuddin Usman
28 September, 2024
Budaya
Tradisi Mappadendang dan Mattojang, Ungkapan Syukur Suku Bugis Pasca Panen
by Amir Pallawa Rukka
11 Oktober, 2024
Baca Artikel Lainnya :
News
6 Tahun Baru Terungkap, Istri Tidak Pergi tapi Dikubur di Rumah
by Amir Pallawa Rukka
15 April, 2024
Budaya
Tahun Baru Imlek, Mengapa Selalu ada Tebu, Ikan Bandeng, dan Jeruk?
by Amir Pallawa Rukka
28 Januari, 2025