UNHAS TV – Ammolong Tedong atau penyembelihan kerbau, merupakan tradisi prosesi adat dalam pelepasan jenazah para raja gowa. Tradisi ini menggambarkan penghormatan terakhir bagi sang raja yang mangkat. Tradisi ini sarat makna budaya dan simbolik. Tradisi ini dilakukan sebelum jenazah almarhum diturunkan menggunakan tandu dari dalam Istana Balla Lompoa. Pasukan Tubarania, yang mengenakan pakaian adat khas Makassar, berbaris di sepanjang jalan sebelum tangga masuk ke Istana Balla Lompoa. Pasukan inilah yang kemudian bertugas mengusung tandu jenazah, melangkahi kerbau yang telah disembelih sebagai simbol penghormatan terakhir. Usai prosesi penyembelihan dan pengusungan tandu, tandu jenazah diturunkan, dan istri serta anak almarhum Raja Gowa ke-38 ikut masuk ke dalam tandu sebagai bagian dari tradisi keluarga kerajaan. Bagaimana prosesi adat ini, simak tayangan selengkapnya dalam video ini:
Budaya
Video: Tradisi Ammolong Tedong di Upacara Pelepasan Jenazah Raja Gowa
Baca Artikel Terkait :
Budaya
Lomba Kaddo Minnya' Meriahkan Dies Natalis Ke-69 Unhas, Prof JJ Jadi Juaranya
by Arif Fuddin Usman
15 September, 2025
Budaya
Video: RRI dan Unhas Sinergi Jaga Kualitas Bahasa Indonesia dalam Siaran
by Arif Fuddin Usman
18 November, 2024
Baca Artikel Lainnya :
Pendidikan
Tiga Professor Unhas Raih Penghargaan Anugerah Diktisaintek
by Amir Pallawa Rukka
13 Desember, 2024








