UNHAS TV – Ammolong Tedong atau penyembelihan kerbau, merupakan tradisi prosesi adat dalam pelepasan jenazah para raja gowa. Tradisi ini menggambarkan penghormatan terakhir bagi sang raja yang mangkat. Tradisi ini sarat makna budaya dan simbolik. Tradisi ini dilakukan sebelum jenazah almarhum diturunkan menggunakan tandu dari dalam Istana Balla Lompoa. Pasukan Tubarania, yang mengenakan pakaian adat khas Makassar, berbaris di sepanjang jalan sebelum tangga masuk ke Istana Balla Lompoa. Pasukan inilah yang kemudian bertugas mengusung tandu jenazah, melangkahi kerbau yang telah disembelih sebagai simbol penghormatan terakhir. Usai prosesi penyembelihan dan pengusungan tandu, tandu jenazah diturunkan, dan istri serta anak almarhum Raja Gowa ke-38 ikut masuk ke dalam tandu sebagai bagian dari tradisi keluarga kerajaan. Bagaimana prosesi adat ini, simak tayangan selengkapnya dalam video ini:
Budaya
Video: Tradisi Ammolong Tedong di Upacara Pelepasan Jenazah Raja Gowa
Baca Artikel Terkait :
Budaya
Video: Unhas Kenalkan Toga Baru, Ini Makna Filosofinya?
by Arif Fuddin Usman
14 September, 2024
Baca Artikel Lainnya :
Budaya
Dialog Budaya: Ungkap Manuskrip Kuno & Jejak Islam di Sulawesi Selatan
by Arif Fuddin Usman
23 September, 2024
News
Foto: Hujan Turun, Benalu Pohon Ganggu Pengguna Jalan di Unhas
by Amir Pallawa Rukka
07 November, 2024
Polhum
Makan Bergizi Gratis di Sekolah: Indonesia vs. Jepang, Siapa Lebih Siap?
by Yusran Darmawan
07 Februari, 2025








