UNHAS TV – Ammolong Tedong atau penyembelihan kerbau, merupakan tradisi prosesi adat dalam pelepasan jenazah para raja gowa. Tradisi ini menggambarkan penghormatan terakhir bagi sang raja yang mangkat. Tradisi ini sarat makna budaya dan simbolik. Tradisi ini dilakukan sebelum jenazah almarhum diturunkan menggunakan tandu dari dalam Istana Balla Lompoa. Pasukan Tubarania, yang mengenakan pakaian adat khas Makassar, berbaris di sepanjang jalan sebelum tangga masuk ke Istana Balla Lompoa. Pasukan inilah yang kemudian bertugas mengusung tandu jenazah, melangkahi kerbau yang telah disembelih sebagai simbol penghormatan terakhir. Usai prosesi penyembelihan dan pengusungan tandu, tandu jenazah diturunkan, dan istri serta anak almarhum Raja Gowa ke-38 ikut masuk ke dalam tandu sebagai bagian dari tradisi keluarga kerajaan. Bagaimana prosesi adat ini, simak tayangan selengkapnya dalam video ini:
Budaya
Video: Tradisi Ammolong Tedong di Upacara Pelepasan Jenazah Raja Gowa
Baca Artikel Terkait :
Budaya
Lukisan Gua Tertua di Dunia Ada di Sulawesi Selatan, Jejak Kecerdasan Manusia Purba
by Arif Fuddin Usman
24 Februari, 2025
Budaya
Video: Meriah Festival Sayyang Pattuddu dalam Perayaan Maulid Nabi di Polman
by Arif Fuddin Usman
16 Oktober, 2024
Baca Artikel Lainnya :
Pendidikan
Mahasiswa PBL FKM Unhas Petakan Masalah Kesehatan Warga Bilokka Berbasis Data
by Arif Fuddin Usman
14 Juli, 2026
Makassar
Hadapi Potensi Bencana, Pemkot Makassar Siapkan Status Siaga Darurat
by Arif Fuddin Usman
13 Januari, 2026






-300x175.webp)

