UNHAS TV – Ammolong Tedong atau penyembelihan kerbau, merupakan tradisi prosesi adat dalam pelepasan jenazah para raja gowa. Tradisi ini menggambarkan penghormatan terakhir bagi sang raja yang mangkat. Tradisi ini sarat makna budaya dan simbolik. Tradisi ini dilakukan sebelum jenazah almarhum diturunkan menggunakan tandu dari dalam Istana Balla Lompoa. Pasukan Tubarania, yang mengenakan pakaian adat khas Makassar, berbaris di sepanjang jalan sebelum tangga masuk ke Istana Balla Lompoa. Pasukan inilah yang kemudian bertugas mengusung tandu jenazah, melangkahi kerbau yang telah disembelih sebagai simbol penghormatan terakhir. Usai prosesi penyembelihan dan pengusungan tandu, tandu jenazah diturunkan, dan istri serta anak almarhum Raja Gowa ke-38 ikut masuk ke dalam tandu sebagai bagian dari tradisi keluarga kerajaan. Bagaimana prosesi adat ini, simak tayangan selengkapnya dalam video ini:
Budaya
Video: Tradisi Ammolong Tedong di Upacara Pelepasan Jenazah Raja Gowa
Baca Artikel Terkait :
Budaya
Jappa Jokka Cap Go Meh, Ribuan Warga Berbaur Bersama Wali Kota Makassar
by Arif Fuddin Usman
11 Februari, 2025
Budaya
Hadirkan Anggota DPR RI, Aktivis, dan Sastrawan, FIB Unhas Gelar Dialog Kebangsaan
by Arif Fuddin Usman
06 Desember, 2025
Budaya
'Renjana' Menutup Perjalanan Calon Anggota di Panggung Teater Kampus Unhas
by Arif Fuddin Usman
23 September, 2025
Baca Artikel Lainnya :
Pendidikan
Prodi Spesialis Keperawatan Medikal Bedah Fakultas Keperawatan Unhas Gelar Ujian Komprehensif
by Arif Fuddin Usman
07 Februari, 2025
Pendidikan
Ketua TP PKK Kota Makassar Tekankan Dampak Nyata Lingkungan di KKN Tematik Unibos Angkatan 59
by Arif Fuddin Usman
09 Januari, 2026








