BANTAENG, UNHAS.TV – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Posko Desa Bonto Salluang 1 melaksanakan Program Kerja Tematik Perubahan Iklim di Rumah Kepala Dusun Puncukku, Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Bonto Salluang, Marsuki SSos, bersama masyarakat setempat sebagai bentuk kolaborasi dalam meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di tingkat desa.
Program ini merupakan bagian dari implementasi tema KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, yakni Tematik Perubahan Iklim, yang mendorong mahasiswa menghadirkan solusi sederhana, aplikatif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan edukasi mengenai gerakan penghijauan desa melalui pembagian bibit tanaman, seperti kelor, pucuk merah, dan ketapang kencana.
Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai manfaat pohon dalam menyerap karbon dioksida, menjaga ketersediaan air tanah, mencegah erosi, serta meningkatkan kualitas lingkungan.
Selain penghijauan, peserta memperoleh sosialisasi mengenai pembuatan lubang resapan biopori sebagai solusi untuk meningkatkan daya serap air sekaligus mengolah sampah organik menjadi kompos.
Materi yang disampaikan meliputi manfaat biopori, spesifikasi pembuatan, hingga langkah perawatan agar dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat.
Mahasiswa KKN-T juga memperkenalkan berbagai inovasi pengelolaan limbah rumah tangga, di antaranya pembuatan kompos Takakura, galon komposter, serta pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi.
Seluruh inovasi tersebut diharapkan mampu mengurangi timbulan sampah rumah tangga sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat melalui konsep ekonomi sirkular.
Kepala Desa Bonto Salluang, Marsuki, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena memberikan pengetahuan baru yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
"Kami berharap edukasi seperti ini tidak berhenti saat kegiatan KKN selesai, tetapi dapat terus diterapkan oleh masyarakat sehingga Desa Bonto Salluang semakin peduli terhadap lingkungan dan mampu menghadapi dampak perubahan iklim," ujarnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap masyarakat semakin memahami pentingnya penghijauan, pengelolaan sampah organik, serta pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai langkah sederhana yang dapat dilakukan bersama dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan dan tangguh terhadap perubahan iklim.
(Venny Septiani Semuel / Unhas TV)
PENGHIJAUAN - Mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Unhas Posko Desa Bonto Salluang 1 memberikan edukasi mengenai gerakan penghijauan desa di Rumah Kepala Dusun Puncukku, Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Minggu (26/7/2026). Edukasi dilakukan melalui pembagian bibit tanaman, seperti kelor, pucuk merah, dan ketapang kencana. (Dok KKN Unhas)





-300x169.webp)


