Kesehatan

Waspada, Hantavirus Penyebab Kematian Tiga Awak Kapal Pesiar

MAKASSAR, UNHAS.TV - Tiga penumpang kapal pesiar MV Hondius meninggal dan tiga awak kapal asal Inggris harus dilarikan ke rumah sakit di Johannesburg, Afrika Selatan, setelah diduga terpapar hantavirus.

Mereka terpapar virus itu saat kapal asal Belanda itu berlayar dari Argentina menuju Praia, ibu kota Cape Verde. Di kota itu, kapal sempat berlabuh selama tiga pekan.

Pihak Oceanwide Expeditions yang mengelola kapal itu mengaku sedang melakukan upaya serius agar dampak dari virus tersebut tidak menimbulkan korban lebih banyak.

Apa Itu Hantavirus?

Menurut Badan Kesehatan Dunia PBB, hatavirus adalah virus yang umumnya disebarkan melalui tikus namun pada kasus tertentu ditularkan dari manusia ke manusia.

Virus ini menginfeksi manusia melalui kotoran tikus, cairan ludah, dan urine tikus. Saat menginfeksi, biasanya ditandai dengan gangguan di paru-paru dan ginjal.

Dampak lain yang bisa ditumbulkan yakni munculnya sindrom paru hantavirus yang umum ditemukan di wilayah Amerika dengan tingkat kematian mencapai 40 persen.

Berdasarkan hasil autopsi, istri aktor Gene Hackman, Betsy Arakawa, meninggal di New Mexico pada 2025 akibat infeksi virus ini. Ini menandakan bahwa virus ini sangat berbahaya.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, hantavirus biasanya dimulai dengan gejala seperti flu, seperti kelelahan dan demam, satu hingga delapan minggu setelah terpapar.

Empat hingga 10 hari kemudian, muncul batuk, sesak napas, dan cairan di paru-paru. Tidak ada terapi khusus untuk infeksi hantavirus, sehingga pengobatan berfokus pada perawatan dukungan, termasuk istirahat dan cairan. Pasien mungkin memerlukan dukungan pernapasan seperti ventilator.

Para ahli mengatakan paparan hantavirus dapat dikurangi dengan mencegah dan menghilangkan hewan pengerat dari area tempat orang berada. Mereka juga menyarankan untuk menghindari penyedotan debu atau menyapu kotoran kering, yang dapat menyebarkan virus melalui aerosol.(*)