MAKASSAR, UNHAS.TV - Harian KOMPAS per 25 Mei 2026, merilis grafik daftar 22 perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia yang menerapkan seleksi penerimaan mahasiswa baru menggunakan jalur mandiri.
Dari 22 perguruan tinggi itu, Universitas Hasanuddin berada di urutan ke-22 yang paling sedikit menyediakan jatah jalur mandiri yang bisa dimanfaatkan para calon mahasiswa baru. Unhas juga merupakan satu-satunya PTN di timur Indonesia yang berada di daftar tersebut.
Unhas pada tahun ini hanya menyediakan 18,30 persen jatah seleksi penerimaan mahaiswa baru melalui jalur mandiri, 53,70 persen melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan 28 persen melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Sebanyak 18,30 persen inilah yang akan diperebuatkan para calon mahasiswa baru Unhas setelah Unhas mengumumkan hasil SNBP dan SNBT. Hasil SNBT sendiri diumumkan serentak secara nasional pada Senin (25/5/2026) siang.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Unhas Ishaq Rahman menyebut, grafik yang ditampilkan Kompas tersebut bisa diartikan bahwa pimpinan Unhas membuka ruang sangat luas untuk kompetisi berbasis akademik bukan berbasis keistimewaan kemampuan ekonomi dan keuangan.
"Jadi kalau ada yg menuding Unhas cari uang melalui Jalur Mandiri, pastilah belum baca data. Belum lagi ditambah fakta Jalur Mandiri kita (Unhas) tidak semua menerapkan Iuran Pengembangan Institusi (IPI)," tegas Ishaq.
"Oh, ya. Ada jalur Mandiri Ketua OSIS, Jalur Mandiri Prestasi (POSK), Jalur Mandiri SMK Berprestasi, yang tidak menerapkan IPI, tetapi penetapan besaran UKT yg sama dgn jalur SNBP dan SNBT-UTBK. Tambah lagi Jalur Mandiri Afirmasi Disabilitas, yg UKT-nya level 1."
Dari grafik yang ditampilkan Kompas tersebut, Universitas Negeri Yogyakarta berada di urutan pertama yang paling banyak menyediakan jatah melalui jalur mandiri sebesar 66,90 persen.
Urutan kedua ditempati Universitas Negeri Jakarta sebesar 54,90 persen, disusul oleh Universitas Diponegoro 49,90 persen, Universitas Negeri Malang 48,30 persen, dau Universitas Sebesal Maret 47,60 persen.
Universitas Indonesia berada di urutan tujuh sebesar 46,80 persen. Adapun Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor, dan Institut Teknologi Bandung masing-masing 43,60 persen, 24,20 persen, dan 21,70 persen.

MANDIRI - Prosentase jalur mandiri yang diterapkan 22 perguruan tinggi negeri di Indonesia. Sumber: Grafik KOMPAS

-300x172.webp)


-300x184.webp)



