Internasional

6 Tentara Angkatan Udara AS Gugur di Irak

MAKASSAR, UNHAS.TV - Enam tentara angkatan udara Amerika Serikat gugur dalam tugas akibat kecelakaan pesawat pengisian bahan bakar udara KC di bagian barat Irak, Kamis pekan lalu. 

Pihak Pentagon menyebutkan, pesawat tersebut jatuh saat menjalankan misi dukungan tempur dalam Operasi Epic Fury yang digaungkan oleh Presiden Donals Trump melawan Iran. 

Enam tentara tersebut bertugas di dua tempat berbeda. Tiga tentara bertugas Skuadron Pengisian Bahan Bakar Udara ke-99 yang bermarkas di Pangkalan Udara MacDill di Tampa, Florida. Lainnya, bertugas di Wing Pengisian Bahan Bakar Udara ke-121 yang bermarkas di Pangkallan Pertahanan Udara Nasional Rickenbacker di Columbus, Amerika Serikat.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa pesawat jatuh di wilayah udara dekat perbatasan Orak - Yordania, sekitar Turaibil. Laporan awal menyebutkan, kecelakaan melibatkan kontak dengan pesawat lain, yang berhasil mendarat dengan selamat.

Enam orang tersebut yakni Mayor John A Klinner (33 tahun), Kapten Ariana G Savini (31 tahun), Sersan Ashley B Pruitt (34), Kapten Seth R Koval (38), Kapten Curtis J Angst (3), dan Sersan Teknik Tyler H Simmons (28).

Ucapan duka disampaikan oleh banyak pihak selain dari pihak Pentagon. Gubernur Alabama, Kay Ivey menyebutkan mereka yang gugur adalah prajurit udara yang gagah perkasa. "Mereka adalah tetangga kita, warga kita sebagai orang Alabama. Semoga pengabdian mereka ke negeri ini dan keluarganya tidak akan terlupakan," ucapnya.

Gugurnya enam anggota angkatan udara AS ini menambah jumlah tentara yang gugur dalam Operasi Epic Fury. Sejak dilancarkan pada 28 Februari 2026, Amerika Serikat bersama dengan Israel terus melancarkan serangan ke wilayah Iran.(*)