Sport

Arsenal Kembali ke Puncak Liga Premier Berkat Gol Spektakuler Eberechi Eze



GUGUP - Pelatih Arsenal Mikel Arteta sangat gugup saat menyaksikan tendangan bebas gelandang Newcastle Sandro Tonali di menit akhir pertandingan. (The Sun/EPA)


Di sisi lain, Newcastle United tampaknya sudah menyerah setelah kekalahan telak dari Barcelona beberapa pekan lalu.

Meski demikian, mereka berhasil membuat frustrasi Arsenal, bahkan memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan melalui Yoane Wissa.

Namun, Wissa gagal menunjukkan ketenangannya saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper Arsenal, David Raya.

Kegagalan ini menggarisbawahi ketidakmampuan Newcastle untuk memanfaatkan peluang yang ada, sebuah masalah yang telah menghambat performa mereka dalam beberapa pertandingan terakhir.

Gol Arsenal tercipta dari sebuah set-piece yang unik, di mana mereka mengerjakan beberapa tendangan sudut pendek untuk pertama kalinya dalam musim ini.

Eze, yang tampil impresif di sisi kiri, berhasil mencetak gol spektakuler setelah menerima umpan dari Kai Havertz.

Tendangan pertama yang sempurna itu mengarah dengan indah melewati penjagaan kiper Newcastle, Nick Pope.

Namun, keunggulan Arsenal bukanlah hasil dari penguasaan bola dominan atau permainan terbuka. Sebaliknya, itu adalah hasil dari ketenangan dan eksekusi yang tepat saat menghadapi situasi bola mati.

Masalah Cedera dan Ketegangan

Namun, kemenangan ini datang dengan harga. Arsenal harus kehilangan Kai Havertz yang digantikan oleh Viktor Gyokeres setelah Havertz mengalami cedera pada lututnya.

Kepergian Havertz membuat Arteta terpaksa mengganti ritme permainan tim, yang kemudian kehilangan intensitas dalam menyerang.

Gyokeres, yang baru saja bergabung dengan Arsenal dengan harga lebih dari £64 juta, tidak dapat memberikan dampak signifikan pada pertandingan ini meskipun ia mendapat sambutan meriah dari fans Arsenal saat berhasil merebut bola.

Momen yang paling menegangkan datang di menit-menit terakhir pertandingan, ketika Sandro Tonali memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan dengan tendangan bebas di menit ke-97.

Beruntung bagi Arsenal, tembakan Tonali hanya melebar, dan mereka berhasil bertahan hingga akhir pertandingan.

Menyisakan Pekerjaan Rumah

Meskipun Arsenal berhasil meraih kemenangan penting ini, penampilan mereka masih jauh dari level tertinggi yang diharapkan.

Para pemain dan fans terus-menerus merasakan ketegangan sepanjang pertandingan, dengan beberapa keputusan dan eksekusi yang tampaknya terkesan ceroboh. Namun, dengan tiga poin yang berhasil mereka raih, Arsenal kini menatap laga-laga berikutnya dengan keyakinan baru.

Arteta kini berfokus untuk membawa timnya kembali ke jalur kemenangan di Liga Champions, meskipun mereka masih perlu memperbaiki banyak aspek permainan mereka, terutama di lini serang.

Dengan Manchester City yang terus menempel di belakang, setiap pertandingan menjadi sangat krusial untuk memastikan Arsenal tetap berada di posisi teratas hingga akhir musim.

Kemenangan ini juga memberikan tekanan besar bagi para pesaing Arsenal, terutama Manchester City, yang akan memantau dengan cermat hasil setiap pertandingan di liga.

Dengan hanya beberapa pertandingan tersisa, Arsenal tidak bisa lagi merasa aman dan harus terus bekerja keras untuk mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen. (*)