Internasional

AS Buktikan Ancaman, Serang Infrastrutkur di Iran

SERANGAN - Serangan AS ke sejumlah fasilitas milik Iran. Foto: media sosial

UNHAS.TV - Ancaman Donald J Trump untuk menyerang infrastruktur ternyata dibuktikan. Meski US Central Command (Centcom) menyatakan hanya menyerang fasilitas militer, namun sejumlah sumber menyatakan Amerika menyerang jembatan, stasiun kereta api, dan bandara.

Salah satu jembatan yang diserang berada di bagian barat Bandar Abbas di Provinsi Hormozgan, Iran. Bandar Abbas adalah kota pelabuhan strategis dan ibu kota Provinsi Hormozgan di pantai selatan Iran, yang berbatasan langsung dengan Teluk Persia dan Selat Hormuz.

Kota ini dikenal sebagai gerbang maritim utama Iran dan pusat pangkalan angkatan laut serta Garda Revolusi (IRGC)

Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan mereka telah membalas dengan menyerang situs radar pengawasan maritim AS di Oman serta target di Kuwait dan Bahrain. Mereka juga mengklaim telah menyerang pusat komando operasi khusus AS di Suriah.

IRGC mengatakan serangan mendadak di al-Tanf di Suriah, dekat perbatasan dengan Yordania, adalah sebagai balasan atas pembunuhan tentara Iran dua hari lalu. Baik Suriah maupun AS belum berkomentar tentang klaim tersebut.

Kemudian pada hari Jumat, militer Yordania mengatakan telah menembak jatuh tiga rudal Iran tanpa korban jiwa atau kerusakan yang dilaporkan. Pasukan Kurdi di Irak juga mengatakan delapan drone ditembak jatuh di atas kota Erbil, Irak, tanpa korban jiwa yang dilaporkan.

Seiring meningkatnya serangan, Selat Hormuz - jalur air penting di lepas pantai Iran yang secara efektif diblokir Teheran sebagai tanggapan terhadap serangan AS-Israel - tetap ditutup.

Hal itu telah berdampak pada aliran minyak dari kawasan tersebut dan kepala Badan Energi Internasional, Fatih Birol, mengatakan ia prihatin tentang pasokan energi global.

"Kita harus khawatir, dan saya khawatir, jika situasinya tidak membaik dalam beberapa minggu ke depan," kata Birol pada Kamis malam.

Pada hari Jumat, menteri luar negeri Tiongkok dan Pakistan menyerukan agar AS dan Iran menghentikan pertempuran dan melanjutkan negosiasi.(*)