Sosial

Halal Bihalal IKA Gizi Unhas Perkuat Jejaring Alumni di Jakarta

IKA Program Studi Gizi FKM Unhas menggelar halal bihalal lintas angkatan di Kampung Kecil Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat, 3 April 2026 lalu. (Dok Ika Ilmu Gizi)

JAKARTA, UNHAS.TV - Ikatan Keluarga Alumni Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) menggelar halal bihalal lintas angkatan di Kampung Kecil Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat, 3 April 2026 lalu.

Kegiatan ini menjadi ajang temu alumni sekaligus penguatan jejaring profesional para lulusan Gizi Unhas yang kini berkiprah di berbagai sektor.

Acara tersebut dihadiri Guru Besar Gizi FKM Unhas, Prof dr Veni Hadju MSc PhD. Kehadiran Prof Veni memberi bobot tersendiri pada pertemuan alumni yang mempertemukan sarjana gizi dari berbagai generasi sejak program studi itu berdiri pada 2006.

Peserta yang hadir datang dari latar belakang profesi yang beragam. Sejumlah alumni tercatat berkarier di sektor publik, termasuk sebagai staf ahli di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Selain itu, hadir pula akademisi dan dosen program studi gizi dari berbagai perguruan tinggi, serta para dietisien yang bekerja di institusi pelayanan kesehatan.

Pertemuan itu juga mencerminkan perkembangan kapasitas akademik alumni. Sebagian besar peserta merupakan peneliti yang sedang menempuh pendidikan doktoral atau program S-3 di bidang gizi.

Komposisi itu menunjukkan bahwa alumni Gizi Unhas tidak hanya tersebar luas, tetapi juga terus memperkuat peran di dunia pendidikan, riset, dan kebijakan publik.

Suasana acara berlangsung cair. Panitia mengusung dresscode bertema “Pisang Ijo”, yang ditandai dominasi warna hijau.

Tema itu menghadirkan nuansa segar sekaligus mengingatkan peserta pada identitas kuliner khas Makassar. Pilihan tema tersebut juga menjadi simbol kebersamaan di tengah keragaman angkatan dan profesi.

Panitia pelaksana, Hardiyanti Pratiwi SGz MSi dan Astri Ayu Novaria SGz MSi menekankan pentingnya menjaga tali silaturahmi antaralumni. Menurut mereka, jaringan alumni gizi merupakan modal besar untuk mendorong kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, halal bihalal ini akan rutin kami lakukan setiap tahunnya. Sampai jumpa tahun depan,” kata Hardiyanti, yang akrab disapa Tiwi.

Tiwi mengatakan, kesinambungan pertemuan alumni diharapkan tidak berhenti pada temu sosial semata, tetapi juga berkembang menjadi ruang kolaborasi yang lebih konkret.

Saat ini, ia juga tercatat sebagai kandidat doktor di IPB University. Bagi alumni yang hadir, halal bihalal tahun ini menjadi penanda bahwa jejaring profesional dan kedekatan emosional dapat terus dirawat dalam satu forum yang hangat. (*)