Sport

Belanda Juara Grup F, Babak Kedua Tertunda karena Tunisia Hanya Turunkan 10 Pemain

MENANG TELAK - Gol ketiga Brian Brobbey di turnamen ini memberikan keunggulan telak Belanda 3-1 atas Tunisia. (Screenshot The Sun)

KANSAS, UNHAS.TV - Belanda memastikan diri lolos ke fase gugur Piala Dunia setelah mengalahkan Tunisia 3-1 dalam laga terakhir Grup F. Kemenangan itu membuat tim asuhan Ronald Koeman finis sebagai juara grup dengan tujuh poin.

Pertandingan sempat diwarnai kejadian tidak biasa pada awal babak kedua. Tunisia hanya mengirim sepuluh pemain ke lapangan ketika wasit bersiap meniup peluit tanda laga dilanjutkan.

Situasi itu membuat pemain Belanda tampak bingung. Koeman terlihat kesal di tepi lapangan karena pertandingan harus tertunda beberapa saat.

Pemain yang terlambat masuk adalah Ellyes Shkhiri. Nama bek Tunisia itu kemudian menjadi sorotan sepanjang pertandingan.

Pada babak pertama, ia membuat gol bunuh diri yang membuka keunggulan Belanda. Nomor di bagian belakang seragamnya juga sempat robek, menambah buruk malamnya bersama Tunisia.

Belanda memulai pertandingan dengan tekanan tinggi. Tunisia sebenarnya sempat mendapat peluang lebih dulu melalui Anis Ben Slimane, tetapi tembakannya melambung.

Tidak lama setelah itu, Belanda unggul. Denzel Dumfries mengirim umpan silang cepat dari sisi kanan. Bola yang mengarah ke kotak penalti justru mengenai Shkhiri dan masuk ke gawang sendiri.

Gol itu memberi Belanda kendali permainan. Tujuh menit kemudian, Brian Brobbey menggandakan keunggulan. Penyerang Belanda itu menyambar bola dari jarak dekat dan mencetak gol ketiganya di turnamen ini. Skor 2-0 membuat Belanda memasuki jeda dengan posisi nyaman.

Tunisia mencoba bangkit setelah turun minum. Setelah insiden keterlambatan pemain selesai, mereka mulai menekan lebih berani. Upaya itu membuahkan hasil sepuluh menit setelah babak kedua berjalan. Hazem Mastouri memperkecil kedudukan dan memberi harapan bagi wakil Afrika tersebut.

Namun momentum Tunisia tidak bertahan lama. Belanda kembali menjauh melalui Jan-Paul van Hecke. Ia menyambut umpan dari situasi sepak pojok dengan sundulan tipis yang mengarah ke gawang.

Bola sempat mengenai Shkhiri, tetapi arah sundulan Van Hecke sudah menuju gawang sehingga gol tetap dicatat untuk pemain Belanda itu.

Gol ketiga tersebut meredakan tekanan di kubu Belanda. Koeman, yang sebelumnya tampak marah karena awal babak kedua tertunda, bisa melihat timnya mengendalikan sisa pertandingan dengan lebih tenang.

Hasil ini menutup perjalanan Belanda di Grup F dengan catatan tidak terkalahkan. Mereka mengumpulkan tujuh poin dan berhak melaju ke babak gugur sebagai pemuncak klasemen.

Tunisia harus mengakhiri laga dengan kekalahan, setelah sempat menunjukkan perlawanan tetapi gagal menghindari kesalahan yang berulang di lini belakang. (*)