MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) bersiap menghadirkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Berkuda sebagai wadah pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang olahraga berkuda.
Saat ini, komunitas Riding Club Unhas telah terbentuk dan tengah mempersiapkan pengajuan proposal pembentukan UKM kepada Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan.
Volunteer Riding Club Unhas, Afnan M, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengumpulkan data Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dari 140 mahasiswa sebagai salah satu persyaratan pengajuan proposal pembentukan UKM Berkuda.
“Alhamdulillah, kami sudah menyusun, ya. Kami dan dengan teman-teman sudah membentuk Riding Club. Jadi kami, alhamdulillah, sudah terbentuk klubnya,” ungkap Afnan.
Ia menuturkan, saat ini Riding Club Unhas tengah memasuki tahap pengajuan proposal kepada Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Sebanyak 140 mahasiswa telah terdata untuk mendukung proses pengajuan tersebut.
“Nah, ini kami dalam tahap pengajuan proposal ke WR1, bagian kemahasiswaan. Alhamdulillah, tahap ini kami sudah mengumpulkan data, khususnya KTM, sebanyak 140 nama. Nah, itu yang akan kami tuangkan dalam pengajuan tersebut,” tuturnya.
Afnan menyebut, pihaknya menargetkan UKM Berkuda Unhas dapat diresmikan paling lambat pada akhir 2026.
Ia berharap proses pembentukan tersebut dapat berjalan lancar sehingga mahasiswa yang memiliki ketertarikan terhadap olahraga berkuda dapat memperoleh wadah pengembangan yang lebih terarah.
“Insya Allah, kami usahakan dalam tahun inilah, paling lambat diresmikan UKM berkuda, Universitas Hasanuddin,” ungkapnya.
Meski telah membentuk komunitas dan mengumpulkan dukungan mahasiswa, pembentukan UKM Berkuda masih menghadapi sejumlah tantangan. Menurut Afnan, keberadaan UKM berkuda di lingkungan perguruan tinggi Indonesia masih terbatas, termasuk di Sulawesi Selatan.
Ia menjelaskan, sejumlah perguruan tinggi yang telah memiliki UKM berkuda di antaranya Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Indonesia (UI). Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Unhas untuk mengembangkan olahraga berkuda di lingkungan kampus.
“Sebenarnya, tantangannya cukup banyak, karena UKM berkuda ini, khususnya di Indonesia, apalagi di Sulawesi Selatan ini, belum ada sama sekali,” jelas Afnan.
Lebih lanjut, ia menilai pembentukan UKM Berkuda Unhas berpotensi menjadi pelopor pengembangan UKM berkuda di kawasan timur Indonesia. Kehadirannya diharapkan dapat memperluas kesempatan mahasiswa untuk mengenal, mempelajari, dan menekuni olahraga tersebut.
“Jadi, jika resminya UKM berkuda Unhas, akan menjadi UKM berkuda pertama di Universitas Timur,” tuturnya.
Riding Club Unhas optimistis, pembentukan UKM Berkuda dapat menjadi langkah awal untuk memperkenalkan olahraga berkuda secara lebih luas di lingkungan kampus.
Selain menjadi wadah penyaluran minat dan bakat, UKM ini diharapkan mampu mendorong pengembangan keterampilan serta prestasi mahasiswa di bidang olahraga berkuda.
(Andrea Ririn Karina / Unhas TV)
RIDING CLUB - Volunteer Riding Club Unhas, Afnan M, mengatakan komunitas Riding Club Unhas telah terbentuk. (Unhas TV / Andrea Ririn Karina)








