Sulsel

Cegah Aksi Geng Motor, 3 Pilar Kalabbirang Patroli Malam, Imbau Pemuda Tak Berkumpul Larut

PATROLI MALAM - Unsur Tiga Pilar Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, memperkuat patroli malam melalui Program SIGAP Ajjaga Kampong, Kamis (4/6/2026) malam. (Unhas TV /Wandi Nojeng)

TAKALAR, UNHAS.TV – Unsur Tiga Pilar Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, memperkuat patroli malam melalui Program SIGAP Ajjaga Kampong. Kegiatan itu berlangsung pada Kamis (4/6/2026), sekitar pukul 23.00 Wita.

Patroli dialogis tersebut melibatkan Lurah Kalabbirang, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kalabbirang. Mereka menyambangi sejumlah warung tradisional yang masih beroperasi hingga larut malam. Di beberapa titik, aparat menemukan anak muda masih berkumpul.

Dengan pendekatan persuasif, Tiga Pilar meminta para pemuda tidak berlama-lama berada di luar rumah. Mereka diimbau segera kembali ke rumah masing-masing untuk menghindari hal-hal yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Langkah itu dilakukan sebagai pencegahan dini terhadap potensi keributan, bentrokan antarkelompok, hingga aksi geng motor," kata Lurah Kalabbirang Zukri Dg Limpo.

Pemerintah kelurahan dan aparat keamanan menilai aktivitas berkumpul hingga larut malam perlu diawasi agar tidak berkembang menjadi gangguan sosial.

Selain menyampaikan imbauan kepada pemuda, Tiga Pilar juga mengajak pemilik warung dan warga sekitar ikut menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta lebih peka terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Petugas di lapangan menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program SIGAP Ajjaga Kampong. Program tersebut menekankan kolaborasi pemerintah kelurahan, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kehadiran langsung Lurah Kalabbirang, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas disambut baik warga. Selain memberi rasa aman, kegiatan itu juga membuka ruang komunikasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

Pendekatan preventif dan edukatif dinilai penting untuk mencegah gangguan keamanan sebelum terjadi. Melalui patroli malam ini, masyarakat, terutama generasi muda, diharapkan lebih sadar menjaga ketertiban lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu konflik sosial.

(Wandi Nojeng / Unhas TV)