MAKASSAR, UNHAS.TV – Chemistry Festival 2026 resmi dibuka di Baruga Andi Pangerang Pettarani, Kampus Tamalanrea Universitas Hasanuddin, Sabtu (14/2/2026).
Ajang kompetisi nasional ini mendorong peran generasi muda dalam penguatan hilirisasi industri berbasis sustainable chemistry di tengah transisi menuju Revolusi Industri 5.0.
Festival yang akrab disapa Chemfest ini merupakan agenda Himpunan Mahasiswa Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unhas.
Tahun ini menjadi penyelenggaraan keempat sejak pertama kali digelar pada 2018. Dalam perjalanannya, Chemfest berkembang menjadi ruang kompetisi sekaligus kolaborasi mahasiswa kimia dari berbagai penjuru Indonesia.
Pada tahap awal, kompetisi diikuti 142 tim dari tiga kategori lomba, yakni karya tulis ilmiah, business plan, dan infografis. Total terdapat 393 peserta yang berasal dari lebih 70 perguruan tinggi di Indonesia. Memasuki babak semifinal, jumlah itu menyusut menjadi 88 tim dengan sekitar 200 peserta.
Di tahap akhir, hanya 15 tim terbaik yang melaju ke final dengan 36 peserta hadir langsung di Makassar untuk mempresentasikan gagasan mereka.
Kepala Subdirektorat Pengembangan Prestasi dan Talenta Mahasiswa Unhas, Prof Dr Suhasman, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Chemfest 2026. Menurut dia, kegiatan tersebut merangkum dua aspek penting dalam pengembangan mahasiswa.
“Saya kira ini sebuah kegiatan kemahasiswaan yang sangat bagus karena merangkum dua hal. Pertama terkait kompetensi sebagai calon kimiawan masa depan. Di sisi lain, mengelola kegiatan nasional seperti ini membutuhkan soft skill yang mumpuni,” ujar Suhasman dalam sambutannya.
Ia menegaskan, kompetisi tidak semestinya berhenti pada penentuan pemenang. Lebih dari itu, ajang nasional seperti Chemfest membuka ruang jejaring antarmahasiswa dari berbagai kampus.
Dengan ratusan peserta dan puluhan perguruan tinggi terlibat, kolaborasi dinilai menjadi modal penting untuk masa depan.
“Kompetisi tentu ada pemenangnya, tapi kita jangan berhenti di situ. Bangun kolaborasi. Jejaring dari lebih 10 perguruan tinggi yang hadir langsung ini menjadi modal sangat berharga. Jadi berkompetisi sambil berkolaborasi,” katanya.
Selain menjadi arena adu gagasan, Chemfest 2026 juga diharapkan menjadi inkubator inovasi mahasiswa dalam menjawab tantangan industri berkelanjutan.
Ketua Panitia Chemistry Festival 2026, Muh. Fathir Arif, menjelaskan tema yang diangkat tahun ini adalah “Akselerasi Peran Generasi Muda dalam Penguatan Hilirisasi Industri”.
Menurut Fathir, fokus utama kegiatan ini terletak pada hilirisasi industri berbasis sustainability chemistry atau kimia berkelanjutan.
Konsep tersebut menekankan pemanfaatan bahan yang sebelumnya tidak terpakai atau limbah untuk didaur ulang menjadi produk bernilai tambah secara ekonomis.
“Hilirisasi industri berbasis sustainability chemistry berarti bagaimana bahan yang sudah tidak digunakan bisa direcycle kembali menjadi produk dengan nilai tambah lebih tinggi,” ujarnya.

Ketua Panitia Chemistry Festival 2026, Muh. Fathir Arif. (unhas tv/moh resha maharam)
Ia menambahkan, tema tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan hilirisasi sebagai fondasi pembangunan ekonomi jangka panjang.
Dengan target penguatan hilirisasi menuju 2040, Indonesia diharapkan mampu memperkuat daya saing industri berbasis nilai tambah dan berorientasi ekspor.
Melalui Chemfest 2026, mahasiswa kimia tidak hanya didorong menghasilkan karya ilmiah dan rencana bisnis inovatif, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya keberlanjutan dalam proses industri.
Antusiasme peserta dari berbagai daerah menjadi indikator bahwa isu kimia berkelanjutan semakin mendapat perhatian di kalangan generasi muda.
Dengan semangat kompetisi dan kolaborasi yang diusung, Chemistry Festival 2026 diharapkan menjadi ruang pertemuan ide, gagasan, dan jejaring nasional mahasiswa kimia.
Ajang ini sekaligus menegaskan peran kampus sebagai laboratorium inovasi untuk menjawab tantangan industri masa depan yang berkelanjutan. (*)
(Venny Septiani Semuel / Moh. Resha Maharam / Unhas TV)
Kepala Subdirektorat Pengembangan Prestasi dan Talenta Mahasiswa Unhas, Prof Dr Suhasman. (unhas tv/moh resha maharam)


-300x147.webp)




-300x169.webp)
