Sport

Cole Palmer Kembali ke Performa Terbaik, Trio The Blues Pamer Ketajaman di Craven Cottage

Cole Palmer tampil gemilang saat Chelsea mengalahkan Fulham dengan skokr 3-2 di Craven Cottage, Senin (24/8/2026) malam. (Screenshot The Sun)

LONDON, UNHAS.TV - Pertandingan pekan perdana Premier League di Craven Cottage menyajikan drama yang jarang ditemui di hari biasa, Senin (24/8/2026) malam.

Hujan deras mengguyur London, namun tak mampu meredam panasnya laga antara Fulham dan Chelsea. Dengan skor akhir 2-3, kemenangan tim tamu terasa manis sekaligus getir.

Manis karena tiga poin sukses dibawa pulang. Getir karena penampilan kiper Robert Sanchez yang kembali menjadi sorotan karena dua blunder yang berujung gol.

Chelsea datang dengan misi balas dendam setelah kekalahan 1-2 pada kunjungan terakhir mereka ke markas Fulham pada Januari lalu.

Saat itu, Marc Cucurella diusir wasit dan sang pelatih, Enzo Maresca, tengah menghadapi tekanan besar. Kini, suasana berbeda.

Xabi Alonso, pelatih anyar The Blues, hadir dengan proyek baru dan tiga penyerang mematikan yang siap menggetarkan lini belakang lawan.

Xabi Alonso tak butuh waktu lama untuk membuktikan cetakannya. Hanya 31 detik laga berjalan, Cole Palmer yang menerima bola dari sapuan bek Fulham langsung mengirimkan umpan terobosan kepada Joao Pedro.

Dengan satu sentuhan, Pedro menyelesaikannya dengan chip brilian melewati kiper Bernd Leno. Gol yang lahir dari kerja sama cepat dan eksekusi tenang itu menjadi mimpi indah bagi musim anyar Chelsea.

Trio penyerang Chelsea -- Cole Palmer, Joao Pedro, dan rekrutan anyar Morgan Rogers -- menunjukkan bahwa mereka bisa menjadi unit penyerang paling ditakuti di Premier League musim ini.

Palmer, yang sempat kehilangan sentuhan terbaiknya pada akhir musim lalu, kembali menunjukkan kelasnya dengan satu gol dan satu assist.

Rogers, yang didatangkan dari Aston Villa, juga mencatatkan namanya di papan skor, sementara Pedro tampil gemilang dengan satu gol dan satu assist.

Kombinasi ketiganya bergerak dinamis, saling bertukar posisi, dan menghadirkan ancaman konstan ke gawang Fulham. Mereka bukan hanya cepat, tetapi juga cerdas dalam membaca ruang.

Ketika Fulham berusaha menekan, ketiganya justru menjadi ancaman balik yang mematikan. Rogers, yang sebelumnya gagal mengawal pergerakan pemain Fulham pada gol pertama tuan rumah, sukses menebus kesalahannya dengan gol kedua Chelsea.

Blunder Sanchez yang Mengancam Stabilitas

>> Baca Selanjutnya