Ekonomi
Makassar
Sosial

Dampingi Istri Wapres RI ke Paotere, Melinda Aksa Dorong UMKM Perempuan Pesisir Naik Kelas

UMKM PEREMPUAN - Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa menyerahkan produk UMKM kepada Istri Wapres RI Pelindung Tim Penggerak PKK, Selvi Gibran Rakabuming, Jumat (11/7/2026). (Dok Pemkot Makassar)

MAKASSAR, UNHAS.TV Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar Melinda Aksa memperkenalkan program UMKM Perempuan Pesisir dan Sekolah Pesisir Paotere kepada Pelindung Tim Penggerak PKK Selvi Gibran Rakabuming saat mengunjungi kawasan pesisir Paotere, Kecamatan Ujung Tanah, Jumat (10/7/2026).

Didampingi Ketua TP PKK Sulawesi Selatan Naoemi Octarina Sudirman, Melinda mengajak istri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu meninjau sejumlah program pemberdayaan yang dikembangkan bersama warga.

Program pemberdayaan tersebut menyasar penguatan ekonomi keluarga sekaligus pendidikan anak-anak di kawasan pesisir.

Melinda mengatakan UMKM Perempuan Pesisir dibentuk untuk meningkatkan pendapatan keluarga melalui pengolahan potensi lokal. Para perempuan Paotere memproduksi abon ikan asap, kue kering, roti, serta kerajinan dari limbah ikan.

Produk-produk itu dipamerkan kepada Selvi dalam kunjungan tersebut. Selvi juga melihat kerajinan berbahan kulit dan sisik ikan, serta aneka kuliner khas yang dikembangkan warga.

Ia berdialog dengan pelaku usaha dan pengelola Sekolah Pesisir mengenai pembinaan, pemasaran, dan keberlanjutan program.

Menurut Melinda, pemberdayaan perempuan melalui UMKM menjadi salah satu jalan memperkuat ekonomi keluarga.

“Harapan kami semakin banyak anak-anak dan ibu-ibu di kawasan pesisir yang mendapatkan pembinaan UMKM agar masyarakat semakin produktif dan kualitas produk-produk UMKM Kota Makassar terus meningkat,” kata dia.

Melinda menyatakan TP PKK Kota Makassar akan memperluas pembinaan, pendampingan, dan promosi bagi pelaku usaha. Langkah itu diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal serta membuka akses pasar yang lebih luas.

Kunjungan Selvi, menurut dia, menjadi tambahan motivasi bagi warga untuk mempertahankan usaha dan memperbaiki mutu produksi secara konsisten ke depan.

Selain sektor ekonomi, Melinda memperkenalkan Sekolah Pesisir Paotere. Program tersebut menyediakan pendampingan belajar bagi anak-anak setelah jam sekolah.

Para perempuan pesisir menjadi pendamping yang membantu anak-anak membangun karakter, meningkatkan semangat belajar, dan menjaga keinginan mereka melanjutkan pendidikan.

Pendampingan dilakukan dalam suasana belajar yang dekat dengan kehidupan warga. Program ini dirancang untuk menciptakan lingkungan positif bagi anak-anak, sekaligus memperkuat keterlibatan ibu dalam pendidikan keluarga. Dengan dukungan tersebut, anak-anak diharapkan tidak tertinggal meski hidup di wilayah pesisir.

Selvi mengapresiasi kreativitas warga Paotere dalam mengolah potensi pesisir menjadi produk bernilai ekonomi. Ia meminta kualitas produk terus ditingkatkan melalui pembinaan berkelanjutan. Selvi juga mendorong penguatan pendidikan anak-anak di kawasan pesisir.

Ketua UMKM Perempuan Pesisir Paotere sekaligus pendiri Sekolah Pesisir Paotere, Nurung, mengatakan warga menerima pelatihan rutin dari TP PKK Kota Makassar dan TP PKK Kecamatan Ujung Tanah setiap bulan. Pembinaan itu, kata dia, mendorong munculnya berbagai inovasi usaha.

Para ibu memanfaatkan kulit dan sisik ikan menjadi bunga hias dan gantungan kunci. Mereka juga mengembangkan nasi cempa, ikan asin masak Mandar, sambal tuna berbahan ikan asap, serta berbagai olahan lain yang disesuaikan dengan potensi lokal.

Nurung mengatakan Sekolah Pesisir menggelar pendampingan belajar setiap hari dengan dukungan para ibu pengurus PKK.

Kolaborasi antara penguatan ekonomi dan pendidikan itu diharapkan melahirkan keluarga pesisir yang lebih mandiri serta anak-anak yang memiliki kesempatan belajar lebih baik.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Asisten I Pemerintah Kota Makassar Irwan Bangsawan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Hasanuddin, Camat Ujung Tanah Andi Unru, Ketua TP PKK Kecamatan Ujung Tanah Andi Hani Unru, serta Kepala Bidang Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Andi Muhammad Cakrawala.

(Venny Septiani Semuel / Moh Resha Maharam / Unhas TV)