Pendidikan
Sosial

Departemen Fisiologi FK Unhas Gelar Halalbihalal, Pererat Silaturahmi Sivitas Akademika

HALALBIHALAL - Departemen Fisiologi FK Unhas menggelar Halalbihalal di ruang Departemen Fisiologi, Fakultas Kedokteran Unhas, Makassar, Rabu (8/4/2026). (Unhas TV/Achmad Ghiffary)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Keluarga Besar Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan Halalbihalal di Departemen Fisiologi, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan halalbihalal ini dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta undangan dari berbagai departemen dan perwakilan dekanat FK.

Kepala Departemen Fisiologi FK Unhas, dr Andi Ariyandy MHPE PhD, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan.

Ia mengungkapkan rasa syukur atas partisipasi seluruh pihak yang hadir, mulai dari sivitas akademika internal hingga tamu undangan eksternal.

“Alhamdulillah acara Halalbihalal hari ini berlangsung dengan sukses. Pesertanya dari dosen, tenaga kependidikan, juga ada undangan dari departemen lain serta perwakilan dekanat. Semua berjalan lancar tanpa kekurangan apa pun,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan Halalbihalal dapat menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun setelah Idulfitri. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dalam menjaga dan mempererat silaturahmi, baik di lingkungan internal departemen maupun dengan pihak eksternal.

“Harapannya kegiatan ini bisa terus rutin dilaksanakan sebagai upaya menjaga silaturahmi, memperkuat rasa persaudaraan, dan meningkatkan solidaritas di antara civitas academica,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, penceramah dalam kegiatan tersebut, dosen Fakultas Ilmu Budaya Unhas, Supratman SS MSc PhD, menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai bagian dari ajaran Islam.

Ia menyampaikan bahwa Halalbihalal merupakan manifestasi nilai keagamaan yang telah berkembang menjadi tradisi khas di Indonesia, sekaligus ruang untuk saling memaafkan dan memperbaiki hubungan sosial.

Menurutnya, secara makna, silaturahmi berasal dari kata yang menggambarkan hubungan kasih sayang dan kekerabatan yang harus terus dijaga.

Ia menjelaskan bahwa dalam konteks kehidupan bermasyarakat, hubungan tersebut tidak hanya bersifat personal, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun kekuatan kolektif.

“Inti dari kegiatan ini adalah menyambung hubungan kekerabatan dan kasih sayang. Dalam Islam, silaturahmi bukan hanya tradisi, tetapi fondasi penting dalam membangun persaudaraan yang harmonis,” jelasnya.

Ia menambahkan, kekuatan suatu komunitas sangat ditentukan oleh soliditas hubungan antarindividu di dalamnya. Ketika rasa persaudaraan terbangun dengan baik, maka berbagai persoalan dapat dihadapi secara bersama melalui semangat kebersamaan dan saling percaya.

Selain itu, ia juga menyoroti bahwa lemahnya solidaritas sering menjadi penyebab rapuhnya suatu masyarakat. Oleh karena itu, momentum Halalbihalal dinilai penting untuk memperkuat kembali nilai-nilai empati, kepedulian, dan rasa memiliki satu sama lain.

Menurutnya, masyarakat yang memiliki hubungan sosial yang kuat akan lebih siap menghadapi tantangan, karena didukung oleh kepercayaan dan kerja sama yang solid.

Nilai inilah yang perlu terus dirawat, khususnya di lingkungan akademik, agar tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh secara sosial.

(Achmad Ghiffary M / Unhas TV)