GOWA, UNHAS.TV - Sekitar 150 mahasiswa dan alumni muda Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) memadati Lecture Theatre 1, CSA, Kampus Teknik Gowa, Senin (2/3/2026).
Siang itu, Ikatan Alumni Teknik Sistem Perkapalan Universitas Hasanuddin (IKA TSP Unhas) menggelar Dialog Pasca Kampus Volume 1 bertema entrepreneur.
Forum ini menjadi langkah awal mendorong lulusan muda tak sekadar menjadi pencari kerja, melainkan pencipta lapangan kerja.
Kegiatan yang merupakan program kerja IKA TSP periode 2023–2027 ini dirancang dalam tiga volume: entrepreneur, akademisi, dan profesional.
Volume pertama difokuskan pada kewirausahaan. Dua volume berikutnya akan mengulas jalur akademik serta karier profesional di industri.
Ketua panitia yang juga CEO saepulmarineindustry.com, Ir. Muh. Saepul Aswadi ST IPM, mengatakan program ini tak berhenti pada seminar sehari.
IKA TSP Unhas akan menyiapkan pelatihan intensif selama empat bulan bagi peserta yang berminat, dengan pendampingan langsung para alumni.
“Setiap volume ada seminar, lalu dilanjutkan pelatihan empat bulan. Untuk entrepreneur, akan didampingi langsung oleh alumni yang sudah berbisnis," ujar Saepul.
"Begitu juga akademisi, akan diarahkan bagaimana lanjut S2, cari beasiswa, sampai menjadi dosen atau peneliti. Di profesional pun sama,” lanjutnya.

Ketua panitia yang juga CEO saepulmarineindustry.com, Ir. Muh. Saepul Aswadi ST IPM. (unhas tv/venny septiani)
Menurut dia, Teknik Sistem Perkapalan memiliki sumber daya alumni yang kuat di berbagai sektor. Potensi itu ingin dimaksimalkan agar mahasiswa angkatan muda—khususnya 2022 hingga 2025—memiliki gambaran jelas tentang masa depan sejak dini.
Dialog ini menghadirkan tiga pemateri dari kalangan pengusaha, yakni Ir. Anwar Mattawape ST MBA, H Muhammad Archam ST, serta Ir Muhammad Saepul Aswadi ST IPM.
Ketiganya berbagi pengalaman membangun usaha dari nol, menghadapi kegagalan, hingga membentuk mental bertahan di tengah dinamika industri maritim.
Sambut Positif Inisiatif Alumni
Ketua Departemen Teknik Sistem Perkapalan Unhas, Departemen Teknik Sistem Perkapalan Universitas Hasanuddin, Dr Eng Ir Faisal Mahmuddin ST MInf Tech MEng IPM, menyambut positif inisiatif alumni.
Ia menilai kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan karena menjembatani teori kampus dengan realitas dunia kerja.
“Kami merasa alumni adalah bagian tak terpisahkan dari pendidikan. Dengan sharing seperti ini, mahasiswa bisa lebih siap memasuki dunia kerja dan punya perspektif yang lebih luas,” kata Faisal.
Ia berharap dialog semacam ini berlanjut secara konsisten agar hubungan antara departemen dan alumni kian solid. Menurutnya, kolaborasi tersebut akan memperkuat daya saing lulusan Teknik Sistem Perkapalan di tengah kompetisi industri.
Apresiasi juga datang dari Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Ikatek Unhas), Ir Muh. Sapri Andi Pamulu MEng PhD.
Ia menilai inisiatif IKA TSP Unhas ini sebagai langkah strategis menjaga koneksi antara kampus dan jejaring profesional.

Ketua Umum Ikatek Unhas Ir Muh Sapri Andi Pamulu MEng PhD. (unhas tv/venny septiani)
“Kegiatan seperti ini penting untuk membina calon alumni sejak masih mahasiswa. Mereka bisa belajar langsung dari pengalaman seniornya, bagaimana membangun karier dan bertahan di dunia kerja,” ujarnya.
Sapri menambahkan, penguatan jejaring alumni menjadi agenda penting, terutama untuk memantau perkembangan lulusan Kampus Gowa. Ia berharap Dialog Pasca Kampus menjadi agenda rutin lintas departemen.
Salah satu pemateri, H. Muh. Archam, menyebut kegiatan ini sebagai “pecah telur” bagi IKA TSP periode saat ini. Ia mengakui persiapan dilakukan dalam waktu relatif singkat, namun antusiasme peserta menjadi penanda kebutuhan akan forum semacam ini.
“Harapan saya, mahasiswa tidak hanya berpikir setelah lulus menjadi ASN atau pegawai. Pilihannya harus lebih variatif, bisa jadi pengusaha, profesional, atau akademisi,” kata Archam.
Menurut dia, membuka cakrawala berpikir mahasiswa merupakan langkah awal membangun mental mandiri. Dengan pendampingan terstruktur selama empat bulan, alumni berharap lahir wirausaha baru dari Teknik Sistem Perkapalan.
Dialog berlangsung interaktif. Peserta aktif mengajukan pertanyaan tentang modal awal, risiko usaha, hingga strategi membangun relasi bisnis di sektor maritim. Para pemateri menekankan pentingnya keberanian memulai, ketekunan, serta kejelasan tujuan.
Melalui Dialog Pasca Kampus Volume 1, IKA TSP Unhas ingin memastikan mahasiswa tidak berjalan sendiri menghadapi fase transisi pasca kampus.
Program ini diharapkan melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga tangguh secara mental dan visioner dalam menentukan arah karier.
IKA TSP menargetkan dua volume berikutnya segera digelar dalam tahun yang sama, sehingga siklus pembinaan karier bagi mahasiswa dan alumni muda dapat berjalan berkelanjutan.
(Venny Septiani Semuel / Unhas TV)
ENTREPRENUR - Ikatan Alumni Teknik Sistem Perkapalan Universitas Hasanuddin (IKA TSP Unhas) menggelar Dialog Pasca Kampus Volume 1 bertema entrepreneur di Lecture Theatre 1, CSA, Kampus Teknik Gowa, Senin (2/3/2026). (unhas tv/venny septiani)








