Lingkungan
Makassar

DLH Makassar Gerakkan Bank Sampah Unit Sosialisasi Pemilahan Sampah Sejak Rumah

PILAH SAMPAH - Warga kelurahan Lariang Bangi Makassar mengikuti sosialisasi pemilahan sampah dari BSU Mabello, Lariang Bangi, Kecamatan Makassar, Makassar, Senin (18/5/2026) sore. Sosialisasi dilakukan Razak Rukka, motivator bank sampah dari Dinas Lingkungan Hidup kota Makassar. (Dok BSU Mabello)

MAKASSAR, UNHAS.TV – Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar melalui Bank Sampah Unit (BSU) Mabello menggelar sosialisasi pemilahan sampah bersama warga RW 003 Kelurahan Lariang Bangi, Kecamatan Makassar, di Jalan Gunung Latimojong Lorong 74, Senin (18/5/2026) sore.

Kegiatan ini dihadiri Lurah Lariang Bangi Hasmiati, motivator bank sampah Razak Rukka, pengurus RT se-RW 003, pengurus BSU Mabello, dan warga setempat.

Kegiatan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak rumah tangga sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan. Hasmiati mendorong pengurus RT/RW dan warga RW 003 untuk membiasakan langkah kecil secara konsisten.

“Sangat penting kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Hal ini harus dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten oleh setiap warga dari rumah,” ujarnya.

Warga mengikuti sosialisasi dengan antusias. Mereka dibekali pengetahuan tentang prinsip 3R, yakni Reduce, Reuse, dan Recycle, untuk mengurangi volume sampah dan menciptakan lingkungan lebih bersih.

Razak Rukka, motivator bank sampah dari Dinas Lingkungan Hidup kota Makassar menjelaskan teknik pemilahan sampah yang tepat serta potensi pengolahan menjadi barang bernilai ekonomis.

“Jika sampah dapat diolah dengan baik, maka dapat menghasilkan pendapatan bagi masyarakat. Sehingga, dapat membantu perekonomian keluarga,” katanya.

Selain itu, warga diperkenalkan pada pengelolaan sampah organik melalui komposter. Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kesadaran kolektif dalam mengurangi sampah yang masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA), serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Pengurus BSU Mabello menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kelurahan, pengurus RT/RW, dan warga dalam program pengelolaan sampah. Strategi ini diharapkan dapat menjadi model replikasi di wilayah lain di Makassar.

Kegiatan ditutup dengan praktik langsung memilah sampah oleh warga, menegaskan komitmen masyarakat RW 003 terhadap lingkungan yang lebih sehat. (*)