Ekonomi
Mahasiswa

Dongkrak Penjualan, Pelaku UMKM Gantarangkeke Belajar Promosi Digital Bersama Mahasiswa KKN Unhas

LITERASI DIGITAL - Mahasiswa KKN Unhas tingkatkan Literasi Digital pelaku UMKM melalui Sosialisasi Digitalisasi Pemasaran di Gantarangkeke, Kamis (30/7/2026). (Dok KKN T Unhas)

BANTAENG, UNHAS.TV - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin menggelar Sosialisasi Digitalisasi Pemasaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kantor Kelurahan Gantarangkeke, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng, Kamis (30/7/2026).

Program yang menjadi bagian dari KKN Tematik Pemberdayaan Anak dan Perempuan itu menyasar pelaku usaha agar lebih cakap memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran produk.

Sebanyak 15 pelaku UMKM dan masyarakat setempat yang memiliki usaha di Kelurahan Gantarangkeke mengikuti kegiatan tersebut.

Mahasiswa memperkenalkan sejumlah cara pemasaran yang dinilai mudah diterapkan oleh pelaku usaha. Materi mencakup pentingnya digitalisasi pemasaran, penggunaan aplikasi Canva untuk membuat desain promosi, serta pemanfaatan WhatsApp dan Facebook sebagai saluran pemasaran.

Peserta juga diperkenalkan pada pembuatan poster promosi, katalog produk, dan daftar harga. Media tersebut diharapkan dapat membantu pemilik usaha menampilkan produknya secara lebih menarik kepada calon konsumen.

Penanggung jawab program, Nurfadillah Istiqamah, mengatakan perkembangan teknologi membuat pemasaran produk tidak lagi bergantung pada penjualan secara langsung. Media digital, menurut dia, membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk menjangkau konsumen lebih luas.

“Saat ini pemasaran tidak hanya dilakukan secara langsung, tetapi juga bisa melalui media digital,” kata Nurfadillah.



LITERASI DIGITAL - Mahasiswa KKN Unhas tingkatkan Literasi Digital pelaku UMKM melalui Sosialisasi Digitalisasi Pemasaran di Gantarangkeke, Kamis (30/7/2026). (Dok KKN T Unhas)


Ia mengatakan sosialisasi tersebut ditujukan untuk membantu pelaku UMKM memahami cara menggunakan teknologi dalam mempromosikan produk. Pemanfaatan pemasaran digital diharapkan ikut meningkatkan jangkauan pelanggan sekaligus daya saing usaha.

Tak berhenti pada pemaparan materi, mahasiswa KKN juga memberikan demonstrasi penggunaan Canva untuk membuat bahan promosi. Peserta kemudian mempraktikkan cara mengunggah produk melalui WhatsApp Status, Facebook Marketplace, serta grup Facebook.

Peserta terlihat aktif bertanya mengenai pembuatan promosi yang menarik dan strategi memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas.

Sulfiah, salah seorang peserta yang menjalankan usaha keripik pisang, mengatakan sosialisasi tersebut memberinya pengetahuan baru. Sebelumnya, ia mengaku memasarkan produknya dengan cara sederhana.

“Setelah mengikuti kegiatan ini, saya mendapatkan pengetahuan baru tentang cara memposting produk melalui Facebook serta membuat desain promosi menggunakan Canva,” kata Sulfiah.

Ia berharap pengetahuan tersebut dapat diterapkan untuk memperluas pemasaran usaha dan meningkatkan penjualan keripik pisang miliknya.

Program itu juga diarahkan untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

Mahasiswa KKN Unhas berharap peningkatan kemampuan promosi digital dapat membantu pelaku UMKM di Gantarangkeke memperluas pasar, meningkatkan produktivitas dan pendapatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

(Kautsar Ardiansyah R / Unhas TV)