UNHAS.TV - Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam meminta Pertamina dibubarkan jika tak bisa memberikan bahan bakar minyak (BBM) murah dan berkualitas. Mufti Anam menyorot soal kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax yang disebut-sebut dapat merusak mesin kendaraan. Persoalan itu ditanyakan langsung oleh Mufti Anam saat rapat dengan Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Ia mengatakan, Pertamina dan pemerintah harus bisa memastikan kualitas BBM untuk masyarakat jika ingin mencapai kedaulatan energi di Tanah Air. Ia menuturkan, keluhan soal mesin rusak setelah menggunakan pertamax tidak hanya terjadi saat ini. Mufti mengungkapkan, berbagai keluhan sering disampaikan masyarakat sejak 2023 lalu. Mufti Anam meminta Pertamina menindak lanjuti keluhan masyarakat, sekaligus melakukan kajian mendalam untuk memperbaiki kualitas BBM mereka. Mufi Anam juga menekankan, penting bagi Pertamina sebagai BUMN penyedia BBM memastikan kualitas bahan bakar yang dijualnya untuk masyarakat. Mufti Anam juga membandingkan harga BBM Pertamina dengan Petronas Malaysia yang lebih murah 50 persen dibandingkan dengan harga BBM di Indonesia. Terakhir, Mufti meminta Pertamina untuk mengawasi SPBU agar mematuhi SOP yang berlaku.
News
DPR Minta Pertamina Dibubarkan, Buntut Kualitas BBM Buruk dan Singgung Ojek Online
Baca Artikel Terkait :
News
Resmikan Makassar New Port, Jokowi Didampingi Menteri Naik Teman Bus
by Arif Fuddin Usman
22 Februari, 2024
Polhum
Ngopi Bareng Antek, Danny Pomanto: Teknik Unhas Harus Mendominasi
by Amir Pallawa Rukka
24 November, 2024
Polhum
Dosen Unhas Setuju MK Hapus Parliamentary Threshold, Ini Alasannya
by Amir Pallawa Rukka
07 Maret, 2024
Nasional
Tinjau Makan Bergizi Gratis, Begini Harapan Guru di Depan Prabowo?
by Arif Fuddin Usman
12 Februari, 2025
Baca Artikel Lainnya :
Saintek
Ilmuwan Berupaya Memulangkan Satelit Tertua Setelah 67 Tahun Mengangkasa
by Supratman
16 April, 2025
News
Alumni Smansa Makassar Angkatan 70 Ramaikan Tenas IV di Yogyakarta
by Amir Pallawa Rukka
08 September, 2025
News
Tiga Polisi Kena Hukuman Demosi Sampai 8 Tahun, Buntut Kasus DWP
by Amir Pallawa Rukka
16 Januari, 2025








