Internasional

Drone Ukraina Tewaskan 7 Warga Rusia yang Berwisata, Rusia Berang

Drone milik Ukraina jatuh di satu kawasan wisata pantai di Laut Hitam, Kota Gelendzhik, wilayah selatan Rusia. (Screenshot AP)

UNHAS.TV - Sebanyak tujuh orang tewas akibat serpihan drone milik Ukraina jatuh di satu kawasan wisata pantai di Laut Hitam, Kota Gelendzhik, wilayah selatan Rusia.

Pemerintah Kota Gelendzhik menyebutkan, tiga dari tujuh orang itu merupakan anak-anak. Adapun lebih dari 40 orang terluka, 21 di antaranya langsung dibawa ke rumah sakit.

Belum jelas penyebab serpihan drone itu jatuh di wilayah itu. Ada kemungkinan serpihan itu akibat tertembak oleh persenjataan pertahanan udara milik Rusia.

Pihak Pusat Pelurusan Informasi Ukraina menyebutkan, Ukraina sama sekali tidak punya niat untuk menyerang ke wilayah itu, namun saat drone melintas di atas tempat wisata itu, Rusia justru melepaskan tembakan.

"Kami selalu patuh pada etika perang, selalu memberi peringatan jika menyerang satu wilayah. Ledakan itu murni perbuatan Rusia," kata Andriy Kovalenko, Kepala Pusat Pelurusan Informasi Ukraina.

Rusia membantah tuduhan itu. Menurut Rusia, ada kemungkinan Ukraina hendak menyerang Pangkalan Laut Novorossiyk yang berjarak 25 mil dari kawasan wisata Gelendzhik. Wilayah itu juga terdapat Istana Presiden Rusia. Saat drone belum sampai ke sasaran, drone itu terjatuh. Klaim itu diperkuat dari rekaman warga setempat yang memperlihatkan drone itu menuju sasaran dalam kecepatan tinggi.

Pada rentang 24 Juli hingga 31 Juli, Ukraina melakukan serangkaian serangan mematikan dengan menyasar infrastruktur energi Rusia, kawasan militer, dan kawasan pengapalan. Sedikitnya 61 orang tewas dari serangan-serangan itu dan 327 orang terluka.

"Pada 18 Juli, Ukraina juga melakukan serangan menggunakan drone dan menewaskan delapan orang," kata Juru Bicara Kementrian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.(*)