BARCELONA, UNHAS.TV – Barcelona memastikan gelar La Liga musim 2025/2026 setelah mengalahkan Real Madrid dengan skor 2-0 dalam laga El Clasico yang berlangsung panas, Minggu (10/5/2026) malam.
Kemenangan itu menjadi penegas dominasi Barcelona atas rival abadinya sekaligus mencatat sejarah baru dalam perebutan gelar liga yang ditentukan dalam EL Clasico.
Barcelona memasuki pertandingan dengan keunggulan 11 poin atas Madrid. Dengan tiga laga tersisa setelah El Clasico, hasil imbang sebenarnya sudah cukup untuk mengantar La Blaugrana menjadi juara. Namun tim tuan rumah memilih menutup persaingan dengan kemenangan.
Madrid datang dalam situasi tidak ideal. Dalam beberapa pekan terakhir, klub ibu kota Spanyol itu diguncang sejumlah insiden memalukan.
Salah satunya perkelahian fisik antardua pemain, Federico Valverde dan Aurélien Tchouaméni dalam sesi latihan. Klub bahkan menjatuhkan denda 500 ribu dolar AS kepada masing-masing pemain, setara sekitar Rp8,69 miliar dengan kurs sekitar Rp17.370 per dolar AS.
Harapan Madrid untuk menahan pesta Barcelona langsung runtuh pada awal laga. Marcus Rashford membuka keunggulan tuan rumah pada menit kesembilan.
Pemain pinjaman dari Manchester United itu melepaskan tendangan bebas melengkung yang tak mampu dijangkau Thibaut Courtois.

Statistik Laga Barcelona vs Real Madrid. (The Sun)
Bola mengarah ke pojok kiri atas gawang. Stadion Nou Camp pun bergemuruh. Di tribun, penyanyi pop Olivia Rodrigo ikut menyaksikan laga. Logo sang penyanyi terpasang di seragam Barcelona melalui kerja sama sponsor klub dengan Spotify.
Barcelona hanya butuh sembilan menit lagi untuk menggandakan keunggulan. Ferran Torres, mantan pemain Manchester City, lolos di tengah pertahanan Madrid. Ia menyelesaikan peluang dengan tenang dan mengarahkan bola ke sisi kanan gawang.
Madrid tampak kehilangan kendali permainan. Absennya Kylian Mbappe akibat cedera otot membuat serangan mereka tumpul. Barcelona lebih rapi dalam menekan, lebih cepat dalam transisi, dan lebih tajam saat mendapat ruang.
Gol Bellingham Dianulir
Madrid sempat mengira mendapat jalan kembali pada menit ke-63. Jude Bellingham menahan umpan silang, lalu menaklukkan Joan Garcia. Namun hakim garis lebih dulu mengangkat bendera. Gol itu dianulir. Bellingham menutup wajahnya dengan kaus, kecewa.
Ketegangan meningkat setelah Trent Alexander-Arnold mendorong Raphinha. Pemain Barcelona itu terjatuh dramatis.
Vinicius Jr. langsung memprotes reaksi Raphinha dan berdiri di dekat rekannya sesama Brasil tersebut. Wasit meredakan situasi dan hanya memberi kartu kuning kepada Alexander-Arnold.
Barcelona akhirnya menjaga keunggulan hingga peluit akhir. Kemenangan itu mengunci gelar LaLiga dan membuat El Clasico kali ini tercatat sebagai laga penentu juara.
Bagi Madrid, kekalahan ini bukan sekadar kehilangan tiga angka. Mereka harus menyaksikan rival terbesar merayakan takhta tepat di hadapan mereka. (*)
GELAR LALIGA - Barcelona mengamankan gelar LaLiga mereka dengan kemenangan gemilang atas rival mereka, Real Madrid, Minggu (10/5/2026) malam. (The Sun/Getty)

-300x168.webp)



-300x169.webp)


