MAKASSAR, UNHAS.TV – Sebanyak enam bakal calon Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027–2031 menjalani pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU) di Poli MCU Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin (RSP Unhas), Kamis (15/10/2026).
Sementara itu, salah seorang bakal calon rektor lainnya dijadwalkan mengikuti pemeriksaan pada Jumat (16/10/2026).
Manajer Pelayanan Medik RS Unhas, Dr dr Satriawan Abadi SpPD-KIC menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan sejumlah bidang kedokteran untuk mengevaluasi kondisi kesehatan para bakal calon rektor.
Pemeriksaan meliputi kesehatan mata, saraf dan fungsi kognitif, penyakit dalam, jantung, serta telinga, hidung, dan tenggorokan (THT).
Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan penunjang, seperti elektrokardiografi (EKG), ekokardiografi, CT scan, serta ultrasonografi (USG) abdomen.
Sebelum menjalani pemeriksaan, para peserta telah mendapatkan arahan mengenai persiapan MCU, termasuk menjaga waktu istirahat dan berpuasa sejak pukul 22.00 WITA pada malam sebelumnya.
Peserta tetap diperbolehkan minum air putih selama berpuasa dan diminta menyampaikan informasi mengenai obat-obatan yang sedang dikonsumsi kepada dokter.
Satriawan menjelaskan, rangkaian pemeriksaan dijadwalkan dimulai sejak pagi hari dan diperkirakan berlangsung sekitar empat jam. Penyelesaian hasil pemeriksaan ditargetkan pada sore hari atau keesokan paginya.
Salah satu bakal calon Rektor UNM, Prof Dr H Sukardi Weda, mengapresiasi pelayanan dan pendampingan tim medis RS Unhas selama proses pemeriksaan berlangsung.

Bakal calon Rektor UNM, Prof Dr H Sukardi Weda. (Unhas TV / Moh Resha Maharam)
“Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar dan sangat-sangat profesional. Dokternya sangat profesional, kemudian yang mendampingi juga sangat luar biasa pelayanannya,” ungkap Sukardi.
Ia mengaku tidak melakukan persiapan khusus sebelum menjalani MCU. Meski demikian, ia berharap aktivitas yang dijalaninya beberapa hari sebelum pemeriksaan tidak memengaruhi hasil pemeriksaan kesehatan.
Sukardi juga berharap seluruh tahapan pemilihan rektor berlangsung dengan baik. Menurutnya, setiap bakal calon perlu memiliki kesempatan untuk menyampaikan visi, misi, dan program strategis bagi pengembangan UNM.
Ia berharap rektor terpilih nantinya dapat menjalankan program kerja secara optimal serta membawa UNM berkembang menjadi perguruan tinggi yang berdaya saing global.
Apresiasi terhadap pelayanan RS Unhas juga disampaikan bakal calon Rektor UNM lainnya, Prof. Dr. Eko Hadisujiono MSi.
Ia mengaku mendapatkan pengalaman pemeriksaan kesehatan yang berbeda dari pemeriksaan yang pernah dijalaninya sebelumnya.
Eko menilai pelayanan dan pendampingan tim medis sangat membantu peserta selama menjalani rangkaian pemeriksaan. Ia juga mengapresiasi penjelasan dokter mengenai tahapan pemeriksaan yang dilakukan.

Bakal calon Rektor UNM lainnya, Prof Dr Eko Hadisujiono MSi. (Unhas TV / Moh Resha Maharam)
Menurut Eko, pemeriksaan kesehatan merupakan bagian penting dalam proses pemilihan rektor. Ia berharap seluruh bakal calon dapat menjalani proses tersebut dengan baik sehingga rektor terpilih nantinya dapat mengemban tanggung jawab kepemimpinan dan mengawal pengembangan UNM selama empat tahun ke depan.
“Karena tentu yang diharapkan, para figur ini kan harus prima ya. Karena akan mengawal siapa pun nanti yang ditakdirkan untuk jadi rektor,” ujarnya.
Eko juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan UNM, Ketua Senat, dan panitia pemilihan rektor atas fasilitasi pemeriksaan kesehatan bagi para bakal calon.
Pemeriksaan MCU ini menjadi salah satu tahapan dalam rangkaian pemilihan Rektor UNM periode 2027–2031. Melalui pemeriksaan tersebut, kondisi kesehatan para bakal calon dievaluasi sebagai bagian dari proses seleksi.
(Husnul Hatima / Moh. Resha Maharam / Unhas TV)
PEMERIKSAAN KESEHATAN - Sebanyak enam bakal calon Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027–2031 menjalani pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU) di Poli MCU Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin (RSP Unhas), Kamis (15/10/2026). (Unhas TV / Moh Resha Maharam)








