Kuliner
Sosial

Gelar Buka Puasa Bersama, Unhas Hotel & Convention Salurkan Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu

BEASISWA - Wakil Rektor IV Unhas yang juga Komisaris Hotel Unhas Prof Adi Maulana menyerahkan beasiswa pendidikan kepada mahasiswa Unhas di sela buka puasa bersama di area Basement Unhas Hotel & Convention, Jumat (20/2/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran komisaris, direksi, hingga karyawan keluarga besar hotel Unhas.(unhas tv/moh resha maharam)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Unhas Hotel & Convention menggelar agenda buka puasa bersama di area Basement pada Jumat (20/2/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran komisaris, direksi, hingga karyawan sebagai bagian dari silaturahmi Ramadan keluarga besar hotel.

Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis (WR IV) Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dr Eng Ir Adi Maulana ST MPhil, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar buka puasa bersama, tetapi juga momentum untuk menunjukkan kepedulian sosial melalui pemberian beasiswa kepada mahasiswa.

“Hotel Unhas ini milik Unhas. Jadi kita bukan hanya berbisnis dan berinovasi, tetapi ingin betul-betul memberikan dampak bagi masyarakat, terutama mahasiswa,” ujarnya.

Menurut Prof Adi, pemberian beasiswa merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan empati terhadap mahasiswa yang mengalami kendala ekonomi. Ia menegaskan bahwa universitas harus memberi dampak, tidak hanya dalam aspek reputasi internasional, tetapi juga dalam aspek sosial dan ekonomi.

“Universitas itu harus berdampak, apakah bagi ekonomi, sosial, maupun budaya, sehingga bisa dirasakan oleh orang lain. Kita tidak mau ada mahasiswa yang putus kuliah hanya karena tidak mampu membayar UKT,” tegasnya.

Pada tahun ini, Unhas Hotel menyalurkan beasiswa kepada tiga mahasiswa. Penerima dipilih berdasarkan rekomendasi dari tiga fakultas dengan kriteria mahasiswa yang belum menerima beasiswa lain dan berasal dari keluarga kurang mampu.

“Di Unhas ini sudah sekitar 30 sampai 40 persen mahasiswa menerima beasiswa. Jadi kami fokuskan kepada yang belum menerima, tetapi memang tidak mampu,” jelasnya.

Selain beasiswa langsung, Unhas Hotel juga berkontribusi terhadap dana abadi Unhas sebesar 10 persen dari keuntungan. Dana tersebut tidak digunakan secara langsung, melainkan dikelola untuk mendukung beasiswa, penelitian, dan kegiatan akademik lainnya.

Ke depan, Unhas Hotel juga berencana membuka program kerja paruh waktu bagi mahasiswa kurang mampu. Melalui program tersebut, mahasiswa dapat magang di hotel dan biaya UKT akan dibayarkan.

”Mahasiswa bisa magang di hotel, kemudian kita akan bayarkan UKT-nya. Sekali lagi, kami tidak mau ada mahasiswa yang berhenti kuliah hanya karena tidak mampu,” pungkasnya.

Prof Adi berharap Unhas Hotel tidak hanya mengejar keuntungan finansial, tetapi juga terus memberikan dampak bagi mahasiswa, civitas academica, serta masyarakat luas, termasuk mendukung perputaran ekonomi di Makassar dan Sulawesi Selatan.

(Achmad Ghiffary M / Moh Resha Maharam / Unhas TV)