Internasional

Gempa Besar Guncang Jepang, Ahli: Pekan Depan Masih Terjadi

MAKASSAR, UNHAS.TV - Pihak Pemerintah Jepang telah mengeluarkan peringatan potensi risiko yang lebih besar setelah negara itu diguncang gempa hebat berkekuatan 7,7 magnitude dan tsunami setinggi 80 cm meter di Prefektur Iwata, Senin sore.

Ribuah warga di wilayah terdampak sudah diungsikan ke wilayah yang lebih tinggi karena gempa susulan yang diperkirakan akan terjadi pada pekan depan akan menimbulkan tsunami yang lebih hebat hingga setinggi 3 meter.

Pemerintah menyebutkan, pekan depan akan terjadi gempa yang mungkin mencapai kekuatan 8,9 magnitude sehingga rakyat di wilayah itu diminta untuk meninggalkan kediamannya secepat mungkin.

Gempa yang terjadi pada Senin sore itu juga membuat aliran listrik terputus dan sejumlah kereta cepat tidak bisa berfungsi. Menteri Dalam Negeri Jepang, Minoru Kihara, mengatakan, tidak ada korban jiwa dari bencana alam itu namun kewaspadaan akan terus diupayakan.

Ia melanjutkan, peringatan dari pemerintah itu agar risiko dari kejadian gempa hebat pada Maret 2011 tidak terjadi lagi. Saat itu, gempa yang diikuti tsunami mengakibatkan 18 ribu korban jiwa dan membuat pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukusima rusak hebat.

Gempa yang terjadi di Provinsi Iwate itu dinilai sebagai gempa terhebat yang pernah tercatat dalam sejarah Jepang. Gempa ini juga memberi pelajaran baru kepada pemerintah bahwa gempa juga merupakan salah satu faktor berisiko pada pembangkit listrik tenaga nuklir.(*)