LONDON, UNHAS.TV - Misi Manchester United meraih kemenangan kelima beruntun gagal tercapai saat tandang ke Stadion Oimpiade London, Rabu (11/2/2026) dini hari.
Bahkan MU bisa dikatakan beruntun tidak kalah, berkat gol Benjamin Sesko pada masa tambahan waktu setidaknya menyelamatkan satu poin.
Bagi Michael Carrick --pelatih sementara MU, hasil ini mengakhiri awal sempurna yang sempat memunculkan optimisme baru di Old Trafford.
Bagi West Ham dan pelatih Nuno Espirito Santo, hasil imbang itu terasa seperti kekalahan. Tiga poin yang sudah di depan mata dalam perjuangan keluar dari zona degradasi lenyap tepat di detik terakhir.
West Ham tampil lebih meyakinkan sepanjang laga. Gol Tomas Soucek lima menit setelah jeda babak kedua tampak menjadi simbol kebangkitan The Hammers, yang beberapa pekan lalu terlihat hampir mustahil bertahan di Premier League.
Di London Stadium, keyakinan itu sempat tumbuh kuat, terlebih di tengah kabar Tottenham Hotspur—mantan klub Nuno—kembali menelan kekalahan.
United, sebaliknya, tampil datar. Percikan permainan yang sempat terlihat dalam empat laga awal Carrick nyaris tak muncul.
Sepanjang babak pertama, hanya satu tembakan tepat sasaran yang dicatatkan, lewat sebuah skema sepak pojok yang disapu Aaron Wan-Bissaka di garis gawang. Selebihnya, United tampak kehabisan ide, lamban, dan tanpa urgensi.
West Ham justru lebih dulu mengancam. Crysencio Summerville, yang menjadi wajah perlawanan West Ham dengan torehan gol dalam lima laga beruntun, hampir membuka skor lewat tembakan kaki kanan dari tepi kotak penalti.
Kiper Senne Lammens harus menjatuhkan diri untuk menggagalkannya. Di sisi lain, Bruno Fernandes sempat lolos dari kawalan, namun upayanya berakhir dengan bendera offside yang terangkat—keputusan yang terlihat tipis.
Tempo permainan tetap rendah. United mencoba membangun serangan melalui kombinasi Matheus Cunha dan Bruno, tetapi penyelesaian akhir tak kunjung datang.

Statistik pertandingan antara West Ham vs Man United. (the sun)
Hingga turun minum, laga lebih terasa sebagai adu kesabaran ketimbang pertarungan dua tim dengan kepentingan besar.
Segalanya berubah pada menit ke-50. Berawal dari bola panjang, Luke Shaw gagal membaca situasi. Tomas Soucek bergerak cerdas, membuka ruang ke sisi kanan untuk Jarrod Bowen.
Umpan Bowen ke kotak enam yard tak disia-siakan Soucek, yang terus berlari dan mendahului Kobbie Mainoo untuk menusuk bola ke gawang. West Ham unggul 1-0, dan stadion bergemuruh.
Gol Casemiro Dianulir
United sempat mengira mereka menyamakan kedudukan lewat sundulan Casemiro. Namun sejak awal, gestur gelandang Brasil itu sudah menunjukkan keraguan.
VAR memastikan kecurigaan tersebut, Casemiro berada dalam posisi offside, dengan bahu dan lengannya melewati Wan-Bissaka. Gol pun dianulir.
Carrick merespons dengan memasukkan Benjamin Sesko. Upaya mulai muncul, meski masih setengah hati.
Sesko sempat menembak terlalu dekat ke kiper, Bryan Mbeumo menyia-nyiakan peluang dengan sundulan melebar, dan Joshua Zirkzee nyaris mencetak gol ketika sundulannya hanya melenceng tipis dari tiang.
Ketika laga memasuki menit ke-96 dan West Ham bersiap merayakan kemenangan krusial, tapi datang pukulan telak.
Umpan silang Mbeumo dari sisi kanan disambut Sesko. Bola melambung perlahan, mengecoh pertahanan dan kiper, sebelum jatuh bersarang di sudut gawang. Sunyi seketika menyelimuti London Stadium.
Bagi West Ham, itu adalah gol yang mematahkan semangat. Bagi United, hanya kelegaan tipis. Carrick dan anak asuhnya sadar, mereka tak pantas mendapatkan satu poin.
Permainan yang tumpul, minim ancaman, dan tanpa karakter hampir membuat kebangkitan mereka terasa sebagai fatamorgana.
Hasil imbang ini meninggalkan cerita ganjil lainnya. Seorang suporter fanatik Setan Merah, Frank Ilett, berjanji akan memotong rambutnya jika United menang.
Sayang, janji itu batal karena harus menunda niatnya, paling setidak sebulan lagi. Di lapangan, United selamat. Di luar lapangan, janji pun ikut tertunda. (*)
SELAMAT. Gol di masa injury time dari Benjamin Sesko menyelamatkan MU dari kekalahan atas West Ham United di London Stadium, Rabu (11/2/2026) dini hari. (the sun)








