Sport

Granit Xhaka Dilarang Bela Timnas Swiss, Ketahuan Pakai Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

Granit Xhaka dilarang membela Timnas Swiss. Xhaka, 33 tahun, menjalani debut internasionalnya pada tahun 2011 dan memegang rekor penampilan terbanyak sepanjang masa bagi Swiss dengan 152 caps. (Screnshot Al jazeera)

BERN, UNHAS.TV – Kapten tim nasional Swiss, Granit Xhaka, dipastikan absen dari pemusatan latihan dan pertandingan internasional setelah mengakui pernah memperoleh sertifikat vaksin Covid-19 palsu.

Federasi Sepak Bola Swiss atau SFV mengambil keputusan tersebut bersama Xhaka setelah sang pemain menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Gelandang Sunderland itu mengakui tindakannya merupakan kesalahan. Xhaka mengatakan saat itu dirinya berada dalam kondisi penuh keraguan dan kekhawatiran terhadap vaksin Covid-19. Ia memilih mendapatkan sertifikat vaksin daripada menyelesaikan pertanyaannya melalui prosedur resmi.

“Sekarang saya melihat dengan jelas bahwa jalan tersebut tidak benar. Itu sebuah kesalahan. Saya minta maaf,” kata Xhaka melalui pernyataan di media sosial.

Pemain berusia 33 tahun itu menyatakan siap bertanggung jawab dan bekerja sama dengan otoritas terkait.

Jaksa di Lucerne tengah menyelidiki perkara tersebut untuk menentukan kemungkinan adanya pelanggaran hukum terkait penggunaan dokumen palsu. Peristiwa itu terjadi pada 2022 ketika Xhaka masih memperkuat Arsenal.

Presiden SFV Peter Knaebel mengatakan Xhaka telah memberi tahu federasi mengenai masalah tersebut sebelum menyampaikannya kepada publik. Federasi menghargai keputusan sang kapten untuk mengakui dan bertanggung jawab atas tindakannya.

Namun, SFV dan Xhaka sepakat pemain tersebut tidak mengikuti agenda tim nasional pada jeda internasional kali ini.

Federasi menilai keputusan itu diperlukan agar tim dapat berkonsentrasi menghadapi pertandingan UEFA Nations League.

Swiss telah berkumpul di Belek, Turki, untuk menjalani persiapan. Mereka dijadwalkan menghadapi Makedonia Utara dan Skotlandia dalam laga tandang, kemudian menjamu Slovenia serta Makedonia Utara.

SFV akan kembali mengevaluasi status Xhaka sebagai kapten dan pemain Timnas setelah rangkaian pertandingan internasional tersebut selesai.

Xhaka masih memegang rekor penampilan terbanyak bersama tim nasional Swiss dengan 152 pertandingan sejak menjalani debut internasional pada 2011. (*)