Sport

Haaland Ukir Sejarah, Manchester City Tumbangkan Porto 2-0 di Liga Champions



MENANG - Haaland menjadi pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang masa bagi Manchester City usai mengalahkan Porto dengan skor 0-2 0 dalam laga pembuka Liga Champions musim 2026/2027 di Do Dragao Stadium, Rabu (9/9/2026) dini hari. (Screenshot The Sun)


Babak pertama ditutup dengan tensi tinggi setelah Porto memprotes keras pelanggaran Marc Guehi terhadap Gabri Veiga. Insiden tersebut bahkan berlanjut hingga lorong menuju ruang ganti, dengan pemain dan staf kedua tim terlibat dalam keributan kecil.

Tetapi Manchester City kembali tampil tenang saat babak kedua dimulai. Hanya beberapa menit setelah pertandingan berjalan, kebuntuan akhirnya pecah.

Rayan Cherki menjaga serangan tetap hidup sebelum memberikan bola kepada Enzo Fernandez. Gelandang Argentina itu kemudian mengirimkan umpan silang melambung ke arah tiang jauh. Kali ini Haaland tidak menyia-nyiakan kesempatan.

Dengan sundulan tajam, ia mengarahkan bola melewati jangkauan Diogo Costa dan mengenai sisi dalam tiang sebelum masuk ke gawang. Gol tersebut menjadi bukti ketajaman Haaland yang selalu muncul ketika City membutuhkan penyelesaian akhir.

Porto mencoba merespons. Mereka mendapatkan peluang melalui William Gomes setelah bola hasil sapuan Donnarumma mengenai tubuhnya.

Namun, bola justru bergulir tipis di sisi gawang. Momentum tuan rumah perlahan hilang karena City mampu mengontrol pertandingan dengan lebih matang.

Ketika Porto mulai mengejar gol penyama kedudukan, Haaland kembali memberikan pukulan terakhir.

Mendapatkan umpan silang dari pemain pengganti Rayan Ait-Nouri, striker Norwegia itu menyelesaikan peluang dengan tembakan rendah menggunakan kaki kirinya. Gol kedua tersebut memastikan kemenangan City sekaligus mengakhiri perlawanan Porto.

Kemenangan ini menjadi awal positif bagi pelatih baru City, Enzo Maresca, yang kini mencatatkan empat kemenangan dari empat pertandingan pertamanya sebelum menghadapi laga besar derby Manchester.

Bagi Haaland, malam di Porto kembali menjadi catatan sejarah. Dua gol tambahan membuat koleksi golnya bersama Manchester City melewati catatan Tommy Johnson yang sebelumnya berada di posisi ketiga daftar pencetak gol terbanyak klub dengan 166 gol.

Yang membuat pencapaian itu semakin istimewa adalah usia Haaland yang baru menjalani empat tahun bersama Manchester City.

Dengan produktivitas luar biasa dan konsistensi yang terus terjaga, ia perlahan menempatkan dirinya sebagai salah satu legenda modern klub.

Tentunya, bagi para pendukung City di Etihad, panjang atau pendek rambutnya bukan lagi persoalan. Sebab yang terpenting adalah satu hal, Haaland tetap menjadi pemain yang selalu berada “di atas kepala” para pesaingnya ketika berbicara soal mencetak gol. (*)