Karir
Makassar

Hadirkan Youtuber Agung Hapsah, BBPVP Makassar Gelar Talent Talk The Art of Learning

Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar menggelar Talent Talk The Art of Learning di Aula Syekh Yusuf, BBPVP Makassar, Selasa (27/1/2026). Talent Talk kali ini menghadirkan Agung Hapsah, kreator digital dan YouTuber. (unhas tv/moh resha maharam)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar menggelar kegiatan Talent Talk bertajuk “The Art of Learning: Smarter, Not Harder” di Aula Syekh Yusuf, BBPVP Makassar, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang dialog dan refleksi bersama bagi generasi muda untuk memahami proses belajar yang lebih strategis, terarah, dan relevan dengan tantangan dunia kerja di era digital.

Kepala Bagian Umum BBPVP Makassar, Andi Mencen Ashar ST MT, mengatakan Talent Talk dirancang sebagai wadah interaktif yang menjembatani kebutuhan pengembangan sumber daya manusia unggul, khususnya bagi generasi muda dan Gen Z.

“Kegiatan Talent Talk ini diharapkan menjadi ruang dialog interaktif antara generasi muda. Balai memiliki tugas mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, dan talenta-talenta muda, khususnya Gen Z, memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan dunia kerja ke depan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, BBPVP Makassar berupaya mengumpulkan komunitas dan talenta muda dalam satu forum untuk memunculkan ide-ide kreatif, produktif, dan inovatif yang siap diterapkan di dunia industri.

“Kami mengemas kegiatan ini agar talenta-talenta muda bisa lebih siap pakai dan mampu menyongsong era yang semakin kompetitif, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital,” katanya.

Talent Talk kali ini menghadirkan Agung Hapsah, kreator digital dan YouTuber yang dikenal dengan konsistensi karya visual serta pemikirannya mengenai kreativitas, disiplin, dan proses belajar jangka panjang. Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai latar belakang, yang didominasi oleh generasi Z.

Ketua Panitia, Muh. Rifqi Akila Asikin, mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi lintas generasi, khususnya antara generasi milenial dan Gen Z.

“Tujuan kegiatan ini adalah membangun kolaborasi antara generasi milenial dan Gen Z. Kami memilih Agung Hapsah karena beliau sudah lama berkecimpung di dunia YouTube dan memiliki pengalaman nyata dalam proses belajar dan berkarya,” ujarnya.

Rifqi berharap para peserta dapat memperoleh wawasan dan insight baru yang dapat diterapkan dalam pengembangan diri dan karier ke depan.

“Harapannya, peserta mampu menangkap insight yang dibagikan dan menerapkannya dalam proses belajar maupun berkarya,” katanya.

Dalam pemaparannya, Agung Hapsah menekankan bahwa proses belajar seharusnya dilandaskan pada tujuan yang jelas agar motivasi dan progres dapat terukur.

“Belajar harus punya tujuan. Kita tidak perlu mempelajari semuanya untuk menjadi produktif. Belajarlah secukupnya, sesuai tujuan, dan fokus pada hal yang benar-benar dibutuhkan,” ujarnya.

Ia juga membagikan langkah-langkah belajar di era digital, mulai dari belajar dari dasar, belajar secara bertahap, hingga memanfaatkan proses belajar sebagai alat untuk tetap produktif tanpa kehilangan sisi manusiawi.

Melalui kegiatan ini, BBPVP Makassar berharap Talent Talk dapat menjadi solusi bagi generasi muda dalam melihat peluang karier, khususnya sebagai penunjang kesiapan memasuki pasar kerja, termasuk di bidang kreatif seperti sinematografi dan industri digital.

(Achmad Ghiffary M / Moh Resha Maharam / Unhas TV)