News

Halal Bihalal Alumni Ilmu Ekonomi Unhas Siapkan Banyak Kejutan

undefined

MAKASSAR, UNHAS.TV – Ikatan Keluarga Alumni Ilmu Ekonomi (IKAIE) Universitas Hasanuddin akan menggelar Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan peluncuran buku Jalan Baru Ekonomi Indonesia pada 4 April 2025 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unhas.

Sekjen IKAIE, Laode Muh. Said Lutsfi, menyampaikan bahwa peluncuran buku menjadi agenda utama dalam rangkaian kegiatan tersebut, sebagai bentuk kontribusi nyata alumni dalam menawarkan gagasan bagi arah pembangunan ekonomi Indonesia.

“Momentum halal bihalal ini kami gunakan untuk meluncurkan buku yang merupakan hasil refleksi dan pemikiran kolektif alumni dan akademisi,” ujarnya.

Acara akan dimulai pukul 08.00 WITA dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan oleh MC serta rangkaian sambutan dari Ketua Panitia, Ketua IKAIE Unhas, Ketua IKAFE Unhas, dan Dekan FEB Unhas hingga pukul 09.45 WITA.

Setelah itu, kegiatan diisi dengan kuis berhadiah dan tausiah hikmah halal bihalal yang dirangkaikan dengan doa bersama. Pada pukul 10.20 WITA, panitia juga akan menggelar seremoni IKAIE Anniversary ke-9.

Puncak acara akan berlangsung pada pukul 10.35 WITA, yaitu peluncuran buku Jalan Baru Ekonomi Indonesia. Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan sesi berbagi kisah masa kuliah dari alumni tertua dan alumni termuda.

Menariknya, identitas kedua alumni tersebut masih dirahasiakan oleh panitia. Laode menyebut, publik akan mengetahuinya langsung pada hari pelaksanaan. “Akan ada kejutan saat hari H,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan salam-salaman dan foto bersama, dilanjutkan fun game serta makan siang dan ramah tamah hingga acara selesai.

Buku Jalan Baru Ekonomi Indonesia dieditori oleh Dr. Eka Sastra dan diterbitkan oleh Unhas Press, dengan pengantar dari M. Jusuf Kalla. 



Buku ini merupakan kumpulan pemikiran akademisi dan alumni yang lahir dari forum sarasehan ekonomi, yang mencoba membaca ulang arah pembangunan nasional di tengah berbagai tantangan global dan domestik. 

Salah satu kekuatan utama buku ini terletak pada upayanya mengkritik pendekatan pembangunan yang selama ini cenderung seragam dan terpusat. Para penulis menawarkan gagasan baru yang lebih kontekstual, dengan menekankan pentingnya peran daerah sebagai pusat penciptaan nilai ekonomi. 

Selain itu, buku ini juga menyoroti persoalan struktural seperti pertumbuhan ekonomi yang stagnan di kisaran lima persen, risiko middle income trap, serta lemahnya transformasi produktivitas yang menjadi tantangan utama Indonesia ke depan. 

Melalui peluncuran buku ini, IKAIE Unhas berharap dapat mendorong lahirnya diskusi yang lebih luas serta memperkuat peran alumni sebagai penghubung antara dunia akademik dan praktik kebijakan.

“Kami ingin buku ini menjadi pemantik diskusi dan gerakan intelektual yang lebih luas, tidak hanya di kampus tetapi juga di ruang-ruang kebijakan,” kata La Ode Muh. Said Lutsfi.