Karir
Kesehatan
Mahasiswa

Hasanuddin Career Program 2026 Bekali Mahasiswa soal Karier dan Kesehatan Mental

KARIER ALUMNI - Dosen Program Studi Psikologi Unhas Elvita Beliana SPsi MSc sekaligus Ketua Pusat Bimbingan dan Konseling Unhas saat tampil sebagai narasumber pada Hasanuddin Career Program 2026 di Arsjad Rasjid Lecture Theater, Kampus Unhas, Senin (25/5/2026). Program ini sebagai ruang pengembangan diri bagi mahasiswa dan alumni. (Unhas TV/Zahra Tsabita)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menggelar Hasanuddin Career Program 2026 sebagai ruang pengembangan diri bagi mahasiswa dan alumni.

Kegiatan yang berlangsung di Arsjad Rasjid Lecture Theater, Kampus Unhas, Senin (25/5/2026), itu tidak hanya membahas strategi memasuki dunia kerja, tetapi juga menekankan pentingnya kesehatan mental di tengah tekanan akademik dan persaingan karier.

Program yang digelar Career Center Direktorat Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin tersebut mengangkat tema “Level Up Your Career, Calm Down Your Mind”.

Tema ini dipilih untuk mempertemukan dua kebutuhan penting mahasiswa dan alumni, yakni kesiapan profesional serta kemampuan menjaga kondisi psikologis ketika menghadapi tuntutan studi, pekerjaan, dan masa transisi menuju dunia kerja.

Dalam sesi pertama, panitia menghadirkan dosen Program Studi Psikologi Unhas Elvita Beliana SPsi MSc sekaligus Ketua Pusat Bimbingan dan Konseling Unhas. Elvita membawakan materi bertajuk “Dari Sadar ke Bertindak: Merawat Diri dan Saling Menjaga”.

Ia menjelaskan bahwa kesehatan mental tidak cukup dipahami sebagai ketiadaan gangguan psikologis. Menurut dia, kesehatan mental juga mencakup kemampuan seseorang untuk berfungsi secara optimal dalam kehidupan sehari-hari.

Elvita mengajak peserta mengenali tanda-tanda gangguan kesehatan mental, baik pada diri sendiri maupun orang di sekitar. Ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak perlu merasa malu untuk mencari dukungan ketika mengalami tekanan psikologis.

Bantuan, kata dia, bisa datang dari lingkungan terdekat dalam bentuk dukungan emosional maupun instrumental. Namun, bila kondisi dirasa membutuhkan penanganan lebih lanjut, bantuan profesional perlu segera diakses.

“Kalau Anda merasa mengalami gangguan kesehatan mental, jangan pernah ragu meminta bantuan,” ujar Elvita.

Ia mengatakan Unhas memiliki pusat layanan psikologi yang dapat dimanfaatkan mahasiswa secara gratis. Layanan tersebut juga terbuka bagi masyarakat umum, dengan mekanisme pendaftaran terlebih dahulu.

Terbuka dari Pukul 08.00 Wita 

>> Baca Selanjutnya