Makassar
Sport

HUT ke-81 TNI di Makassar, 7.092 Pelari Padati Patonro Elite Run Bernuansa Budaya



Pangdam XIV Hasanuddin Mayor Jenderal TNI Bangun Nawoko


Patonro Elite Run TNI 81 tidak hanya dirancang sebagai ajang olahraga. Kodam XIV/Hasanuddin juga menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Bangun mengatakan produksi ribuan patonro yang digunakan peserta memberi manfaat langsung bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Ia menilai setiap kegiatan besar memiliki potensi ekonomi jika melibatkan produk lokal.

“Dengan Patonro Elite Run ini, UMKM juga berjalan, karena mereka bisa membuat patonro ini,” katanya.

Menurut Bangun, pelibatan UMKM telah menjadi bagian dari sejumlah kegiatan TNI. Pada berbagai kegiatan sebelumnya, seperti perayaan kemerdekaan maupun acara nonton bersama, TNI juga menggandeng pelaku usaha kecil agar memperoleh ruang berjualan dan memasarkan produk.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan karena mampu menggabungkan olahraga, budaya, ekonomi, dan interaksi sosial dalam satu momentum.

Salah satu peserta, Yayat, mengatakan konsep penggunaan patonro membuat lomba terasa berbeda dibandingkan kegiatan lari lainnya. Menurut dia, suasana sepanjang rute juga berlangsung meriah karena masyarakat memberikan dukungan kepada para pelari.

“Ini pertama kali ada event Patonro seperti ini. Pesertanya sekitar tujuh ribu dan betul-betul meriah,” ujar Yayat.

Ia mengatakan dukungan warga di sepanjang jalur membuat peserta tetap bersemangat. Suasana tersebut, kata dia, membuat perjalanan sepanjang rute tidak terasa monoton.

Patonro Elite Run menjadi pembuka sejumlah rangkaian kegiatan HUT TNI ke-81 di Makassar. Setelah kegiatan lari, Kodam XIV/Hasanuddin juga menggelar donor darah yang dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia.

Kodam XIV/Hasanuddin turut menjadwalkan pertandingan domino di Balai M. Yusuf pada 27 September 2026. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan bazar UMKM sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dari tingkat bawah.



Salah satu peserta Patonro Elite Run TNI 81, Yayat. (Unhas TV)


Bangun mengatakan pelibatan masyarakat dalam rangkaian HUT TNI memiliki makna penting karena hubungan antara TNI dan rakyat tidak hanya dibangun melalui tugas pertahanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Ia berharap Patonro Elite Run dapat menjadi agenda yang terus dikembangkan di Makassar. Menurut dia, penggunaan identitas budaya lokal memberi karakter tersendiri bagi kegiatan olahraga dan sekaligus memperkenalkan nilai Bugis-Makassar kepada masyarakat yang lebih luas.

Kegiatan itu pun menegaskan bahwa peringatan HUT TNI ke-81 di Makassar tidak hanya dirayakan lewat seremoni. Melalui olahraga, budaya, donor darah, dan pelibatan UMKM, Kodam XIV/Hasanuddin berupaya mendekatkan TNI dengan rakyat sekaligus memberi ruang bagi budaya lokal untuk tampil dalam kegiatan publik berskala besar.

(Wandi Nojeng / Unhas TV)