JAKARTA, UNHAS.TV - Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi (IKAFE) Universitas Hasanuddin (Unhas) Jabodetabek datang ke Merdeka Cup IKA Unhas Jabodetabek 2026 dengan misi mempertahankan gelar juara bertahan.
Untuk itu, Kontingen alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas menargetkan mempertahankan tiga gelar yang diraih tahun lalu, sekaligus merebut dua trofi baru dari cabang padel dan domino. Total ada lima gelar yang bidik.
Pada Merdeka Cup 2025, IKAFE Unhas tampil sebagai salah satu kontingen paling menonjol. Mereka membawa pulang tiga gelar juara melalui minisoccer, badminton, dan tenis meja.
Prestasi tersebut menjadi modal untuk kembali bertanding dalam ajang olahraga antarkontingen alumni Unhas di wilayah Jabodetabek tahun ini.
Ketua IKAFE Unhas, Hendra Noor Saleh, yang akrab disapa Kohen, mengatakan Merdeka Cup tidak semata-mata menjadi arena perebutan gelar. Menurut dia, pertandingan olahraga menjadi medium untuk memperkuat hubungan antarlulusan Unhas yang tersebar di berbagai bidang profesi.
“Merdeka Cup bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi momentum untuk memperkuat persaudaraan alumni Universitas Hasanuddin di Jabodetabek,” kata Kohen.
Menurut alumni Fakultas Ekonomi angkatan 1984 itu, capaian IKAFE Unhas pada 2025 lahir dari kekompakan para alumni. Karena itu, mempertahankan prestasi tahun lalu menjadi bagian dari upaya menjaga semangat kebersamaan tersebut.
Tahun ini, kata Kohen, IKAFE Unhas tidak hanya mengejar keberhasilan mempertahankan tiga gelar. Kontingen juga ingin membuktikan bahwa alumni FEB Unhas mampu terus berprestasi sekaligus menjaga sportivitas di tengah persaingan.
Target tersebut mendapat dukungan dari jajaran organisasi. Sekretaris Jenderal IKAFE Unhas Moh Suaib Mappasila mengatakan keberhasilan tahun lalu merupakan hasil kerja bersama antara atlet, panitia, alumni, dan para pendukung.
“Keberhasilan tahun lalu merupakan buah dari kolaborasi seluruh alumni, panitia, atlet, dan para pendukung,” ujarnya.
Suaib berharap partisipasi alumni tahun ini semakin luas. Bagi dia, Merdeka Cup telah berkembang menjadi ruang perjumpaan lintas angkatan. Pertandingan juga membuka peluang terbentuknya jejaring baru di antara alumni yang bekerja di berbagai sektor.
Mempertahankan Tiga, Memburu Dua
Ketua Kontingen IKAFE Unhas, Abdul Gafur, mengatakan persiapan atlet telah dilakukan untuk menghadapi persaingan tahun ini.
Ia meminta para pemain tidak terlena oleh status sebagai juara bertahan. “Kami datang sebagai juara bertahan, tetapi tidak ingin cepat puas,” kata Gafur.
Ia memastikan kontingen tetap membidik tiga gelar lama: minisoccer, badminton, dan tenis meja. Di saat bersamaan, dua cabang baru menjadi sasaran tambahan, yakni padel dan domino.
Gafur mengatakan target itu harus dicapai melalui disiplin dan sportivitas. IKAFE Unhas, kata dia, ingin pulang dengan koleksi trofi yang lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.
Keikutsertaan dalam Merdeka Cup juga menjadi bagian dari agenda IKAFE Unhas membangun komunitas alumni yang aktif dan saling terhubung.
Para alumni yang berkiprah di BUMN, perusahaan swasta, perguruan tinggi, dunia usaha, hingga pemerintahan dipertemukan dalam suasana kompetisi yang cair.
Dengan semangat “Riang Gembira”, IKAFE Unhas Jabodetabek berharap status juara bertahan tidak berhenti sebagai catatan sejarah. Tiga gelar lama ingin dipertahankan, sementara dua trofi baru menjadi sasaran berikutnya. (*)
MERDEKA CUP - IKAFE Unhas Jabodetabek menargetkan lima gelar pada Merdeka Cup IKA Unhas Jabodetabek 2026, di Jakarta. Cabor baru yang diburu adalah padel dan domino. (Dok IKAFE Unhas)






-300x170.webp)

