BANTAENG, UNHAS.TV - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Kelurahan Tappanjeng 1 membentuk sistem kesiapsiagaan banjir berbasis masyarakat melalui Relawan SI SIGAP atau Siap, Siaga, Peduli.
Program itu dikukuhkan dalam seminar akhir yang digelar di Cafe Racer, Kelurahan Tappanjeng, Kabupaten Bantaeng, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Relawan SI SIGAP dan Pegadaian Cabang Bantaeng.
Kerja sama ditandatangani Ketua Relawan SI SIGAP Aswan Yunus bersama Pimpinan Cabang Pegadaian Bantaeng Richardo Anthonius.
"Program ini dirancang mahasiswa KKN Unhas bersama masyarakat sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan warga menghadapi ancaman banjir," ujar Aswan Yunus.
Sistem yang dibangun mencakup pembentukan struktur relawan, pembagian tugas, serta koordinasi penanganan kondisi sebelum, saat, dan setelah bencana.
Relawan SI SIGAP diharapkan menjadi wadah partisipasi masyarakat dalam mitigasi dan penanganan bencana di tingkat kelurahan. Keberadaan relawan juga ditujukan untuk memperkuat koordinasi antara warga, pemerintah setempat, dan pihak lain ketika risiko banjir meningkat.
Penandatanganan kerja sama dengan Pegadaian Cabang Bantaeng menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program setelah masa KKN mahasiswa berakhir.
Kolaborasi tersebut diharapkan mendukung pengembangan kegiatan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana di Kelurahan Tappanjeng.
Camat Bantaeng Zulkarnaen mengapresiasi program yang digagas mahasiswa bersama masyarakat. Menurut dia, pembentukan sistem kesiapsiagaan dapat membantu warga menghadapi risiko bencana, terutama banjir.
“Kami mengapresiasi program yang telah dilaksanakan karena dapat membantu memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana, khususnya banjir,” ujarnya.
Lurah Tappanjeng Abdul Asiz juga menilai keterlibatan mahasiswa KKN memberikan kontribusi bagi penguatan kapasitas masyarakat di wilayahnya. Ia berharap Relawan SI SIGAP tidak berhenti setelah program KKN selesai.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan kontribusi mahasiswa KKN. Semoga Relawan SI SIGAP yang telah dibentuk dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kelurahan Tappanjeng,” kata Abdul Asiz.
Seminar akhir tersebut turut dihadiri Camat Bantaeng, Lurah Tappanjeng, unsur TP PKK kecamatan dan kelurahan, Kesbangpol, Tim Reaksi Cepat, Dinas Sosial, LPM, Bhabinkamtibmas, serta para ketua RT dan RW.
Mahasiswa KKN Unhas berharap sistem kesiapsiagaan itu selanjutnya dapat dikelola dan dikembangkan secara mandiri oleh pemerintah kelurahan, relawan, serta masyarakat.
Program tersebut juga diarahkan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs 11 mengenai kota dan permukiman yang berkelanjutan, terutama melalui peningkatan ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana. (*)
RELAWAN SIGAP - Camat Bantaeng Zulkarnaen SE MM mengukuhkan Relawan SI SIGAP yang digagas Mahasiswa KKN Unhas di Kelurahan Tappanjeng, Bantaeng, Senin (10/8/2026). Kehadiran relawan iini untuk memperkuat kesiapsiagaan warga menghadapi banjir melalui koordinasi berbasis masyarakat. (Dok KKN Unhas)








