CEBU, UNHAS.TV - Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan stabilitas dan rekonsiliasi kawasan Asia Tenggara dalam Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina.
Pemerintah Indonesia menekankan pentingnya dialog politik dan implementasi Five Point Consensus ASEAN dalam penyelesaian krisis Myanmar.
Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan Indonesia sejak awal mendorong proses politik di Myanmar berjalan inklusif.
Menurut dia, pemilihan umum dan pembentukan pemerintahan baru di negara itu harus mampu menjawab berbagai persoalan internal yang selama ini memicu konflik.
“Indonesia menekankan pentingnya proses politik yang inklusif dan mampu membawa perdamaian bagi masyarakat Myanmar,” kata Sugiono dalam rangkaian KTT ASEAN di Cebu, Minggu, 10 Mei 2026.
Dalam pertemuan para pemimpin ASEAN, situasi Myanmar menjadi salah satu isu utama. Pemerintah baru Myanmar dinilai menunjukkan sejumlah perkembangan positif.
Hal itu dibuktikan dengan pembebasan ribuan tahanan politik dan perubahan status tahanan tokoh demokrasi Aung San Suu Kyi. Langkah tersebut dipandang sebagai bagian dari upaya memenuhi komitmen dalam Five Point Consensus ASEAN.
Indonesia bersama negara anggota ASEAN lainnya terus mendorong Myanmar menemukan jalan damai melalui dialog. Pemerintah menilai keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi syarat penting untuk membangun situasi yang lebih stabil.
Menurut Sugiono, perdamaian di Myanmar tidak hanya menjadi urusan domestik negara tersebut. Stabilitas Myanmar juga berkaitan langsung dengan keamanan kawasan Asia Tenggara.
Selain membahas Myanmar, Presiden Prabowo menyoroti pentingnya penyelesaian konflik perbatasan di kawasan ASEAN melalui dialog dan negosiasi. Pemerintah Indonesia menilai pendekatan kerja sama, rekonsiliasi, dan saling menghormati kedaulatan menjadi kunci menjaga persatuan kawasan.
Di tengah dinamika geopolitik global, Indonesia mendorong ASEAN tetap menjadi forum utama dalam mengelola perbedaan. Pendekatan itu dinilai penting agar Asia Tenggara tetap stabil, aman, dan tidak terseret dalam rivalitas kekuatan besar. (*)
KONFERENSI ASEAN - Ilustrasi Presiden Prabowo Subianto hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Indonesia mendorong penguatan stabilitas dan rekonsiliasi kawasan Asia Tenggara. (Ilustrasi ChatGPT)








