LIVERPOOL, UNHAS.TV - Klub papan atas Inggris, Liverpool tengah mendekati babak baru dalam struktur kepemilikan sahamnya.
Pendiri Amazon, Jeff Bezos, disebut berada dalam konsorsium yang hampir menyelesaikan investasi senilai 1,5 miliar pound sterling untuk memperoleh sekitar sepertiga saham klub Liga Primer Inggris tersebut.
Konsorsium itu dipimpin pengusaha Inggris-India Amit Bhatia. Di dalamnya terdapat Bezos serta salah satu pendiri Facebook, Eduardo Saverin. Jika transaksi rampung, nilai Liverpool diperkirakan mencapai 4,5 miliar pound sterling.
Masuknya modal baru berpotensi memberi Liverpool ruang lebih luas untuk memperkuat skuad. Bukan sekadar karena suntikan dana investasi.
Pengalaman bisnis para investor juga diharapkan meningkatkan pendapatan klub, yang kemudian menentukan kemampuan belanja Liverpool berdasarkan aturan biaya skuad UEFA dan Liga Primer.
Liverpool mencatat pendapatan klub sekitar 703 juta pound sterling. Berdasarkan ketentuan Squad Cost Ratio, klub Liga Primer dapat menggunakan sampai 85 persen pendapatan untuk biaya yang berhubungan dengan sepak bola. Bagi klub yang berlaga di kompetisi Eropa, batas tersebut lebih ketat, yakni sekitar 70 persen.
Kepala Eksekutif Liverpool Billy Hogan sebelumnya mengakui Fenway Sports Group atau FSG terbuka terhadap masuknya investor minoritas.
“John Henry sejak awal sangat terbuka bahwa jika ada peluang investasi yang bisa membantu klub, mereka akan mempertimbangkannya dengan serius,” kata Hogan.
Ia menyebut konsorsium yang dipimpin, dikelola, dan diwakili Amit Bhatia telah mengajukan investasi minoritas kepada Liverpool.
FSG membeli Liverpool pada 2010 dengan harga sekitar 300 juta pound sterling. Sejak itu, kelompok investasi yang mayoritas dimiliki John Henry tersebut relatif berhati-hati melepas kepemilikannya.
Sekitar empat persen saham klub pernah dijual kepada perusahaan investasi olahraga Dynasty Equity pada 2023.
FSG belum memberikan keterangan mengenai kapan transaksi dengan konsorsium Bhatia dapat diselesaikan.
Namun perkembangan negosiasi itu muncul ketika pelatih Liverpool, Andoni Iraola, tengah membutuhkan tambahan pemain berkualitas.
Kapten Liverpool Virgil van Dijk secara terbuka menyebut skuad membutuhkan penguatan. “Setiap tambahan pemain berkualitas ke tim tentu akan kami sambut,” ujar bek berusia 35 tahun itu.
Liverpool sejauh ini menjalani bursa transfer yang jauh lebih konservatif dibanding musim panas sebelumnya. The Reds baru mengeluarkan sekitar 34,5 juta pound sterling untuk mendatangkan pemain sayap Spanyol Victor Munoz dari Osasuna.
Bek Jeremy Jacquet juga akan bergabung dari Rennes melalui kesepakatan senilai 60 juta pound sterling yang telah dicapai pada Januari 2026.
Pergerakan Bursa Transfer
Angka itu berbanding tajam dengan belanja Liverpool pada musim panas sebelumnya. Klub Merseyside tersebut menghabiskan sekitar 452,5 juta pound sterling untuk pemain baru, termasuk perekrutan Alexander Isak senilai 130 juta pound sterling yang menjadi rekor transfer pemain Inggris.
Kini perhatian Liverpool beralih ke beberapa posisi yang dianggap mendesak. Salah satunya sektor penyerangan setelah Mohamed Salah meninggalkan Anfield dan bergabung dengan Trabzonspor secara bebas transfer.
Liverpool mengincar winger Paris Saint-Germain Bradley Barcola. Namun negosiasi belum berkembang karena PSG memasang valuasi sekitar 128 juta pound sterling untuk pemain tim nasional Prancis berusia 23 tahun tersebut.
Gelandang Bournemouth Alex Scott juga masuk daftar buruan. Liverpool, menurut laporan yang beredar, masih keberatan memenuhi permintaan sekitar 80 juta pound sterling dari klub yang sebelumnya dilatih Iraola.
Persoalan lain berada di lini belakang. Iraola membutuhkan pemain bertahan berpengalaman untuk memperdalam skuad. Liverpool kemudian bergerak mendapatkan kapten Barcelona, Ronald Araujo.
Bek Uruguay berusia 27 tahun itu bergabung dengan status pinjaman selama satu musim. Liverpool memiliki opsi mempermanenkannya dengan biaya sekitar 47,1 juta pound sterling.
Araujo akan mengenakan nomor punggung 33. Ia mengatakan kepindahannya ke Inggris tidak lepas dari ambisi memenangi gelar.
“Targetnya tanpa keraguan adalah memenangi trofi. Kami harus bertarung di semua kompetisi,” kata Araujo.
Menurut dia, karakter sepak bola Liga Primer sesuai dengan kekuatan permainannya. Araujo juga menantikan kesempatan bermain bersama Van Dijk, yang disebutnya sebagai salah satu figur penting dan panutan dalam permainan bertahan.
Bagi Liverpool, kedatangan Araujo baru menjadi satu bagian dari pekerjaan besar pada bursa transfer. Jika investasi konsorsium Bezos benar-benar selesai, kemampuan finansial klub berpotensi semakin kuat. Namun suntikan modal itu tidak otomatis menjadi uang belanja pemain.
Kunci berikutnya berada pada kemampuan Liverpool meningkatkan pendapatan sehingga tetap memiliki ruang bergerak di bawah regulasi finansial sepak bola. (*)
Jeff Bezos bakal segera menjadi pemegang saham utama Liverpool. (Screenshot The Sun)








