Sport

Siapa yang Kelak Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026? Messi, Haaland, atau Mbappe

Lionel Messi mendapatkan penghargaan man of the match di laga Argentina vs Aljazair. (Screenshot The Sun)

UNHAS.TV - Semakin mendekati babak akhir penyiihan grup putaran final Piala Dunia 2026, semakin ketat persaingan para penyerang membuktikan dirinya sebagai mesin gol paling produktif.

Hingga hari ini ada tiga penyerang dari tiga negara berbeda yang paling menonjol dalam produktivitas mencetak gol: Lionel Messi dari Argentina, Erling Haaland dari Norwegia, dan Kylian Mbappe dari Prancis.

Ketiganya dan mungkin juga penyerang lain akan menyusul untuk mencatatkan dirinya sebagai penerima penghargaan Sepatu Emas (Golden Boot) pada akhir perhelatan Piala Dunia 2026 yang dipusatkan di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Messi untuk sementara waktu berada di peringkat atas dengan raihan lima gol. Erling Haaland dan Kylian Mbappe masing-masing dengan empat gol. Raihan gol itu didapatkan dari dua pertandingan beruntun.

Di bawah mereka terdapat nama Deniz Undav (Jerman) dan Jonathan David (Kanada) masing-masing dengan tiga gol. Gelandang Portugal, Cristiano Ronaldo, untuk sementara waktu mencetak dua gol sekaligus saat Portugal menang 3-1 atas tim Uzbekistan.

Messi tampaknya sangat ingin meraih penghargaan itu karena dua faktor. Secara resmi Lionel Messi belum pernah memenangkan penghargaan Sepatu Emas (Golden Boot) di akhir turnamen Piala Dunia sepanjang kariernya. 

Faktor lainnya, ada kemungkinan Messi tidak bisa lagi bergabung di Piala Dunia 2030 karena usianya pada saat itu sudah 43 tahun. Messi lahir di Rosario, Argentina, pada 24 Juni 1987, atau pada hari ini tepat 39 tahun.

Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Messi sempat hampir meraih Sepatu Emas dengan mencetak 7 gol namun Kylian Mbappe menyingkirkan legenda Argentina itu dengan selisih satu gol.(*)