MIAMI, UNHAS.TV - Inggris memastikan satu tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Norwegia 2-1 dalam laga dramatis perempat final di Miami, Amerika Serikat, Minggu (12/7/2026).
Gelandang muda Jude Bellingham kembali menjadi pembeda lewat dua gol yang membalikkan keadaan dan menjaga mimpi The Three Lions meraih gelar dunia pertama sejak 1966.
Kemenangan itu tidak datang dengan mudah. Selama lebih dari satu jam pertandingan, Inggris justru berada di bawah tekanan.
Norwegia tampil lebih tajam, lebih agresif, dan beberapa kali nyaris menggandakan keunggulan. Namun, efektivitas Bellingham di depan gawang membuat seluruh skenario berubah.
Laga berlangsung dalam tempo sedang pada awal babak pertama. Kedua tim terlihat berhati-hati mengatur ritme permainan di tengah cuaca panas Florida.
Inggris yang datang sebagai salah satu favorit belum mampu menampilkan permainan menyerang yang meyakinkan, sementara Norwegia perlahan menemukan celah di lini belakang lawannya.
Ancaman demi ancaman mulai lahir dari duet Erling Haaland dan Martin Odegaard. Kehadiran Haaland memaksa pertahanan Inggris bekerja ekstra keras. Perubahan komposisi lini belakang Inggris membuat koordinasi pertahanan beberapa kali terlihat goyah.
Norwegia akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-36 melalui Andreas Schjelderup. Menerima bola di sisi kiri, Schjelderup melepaskan tendangan keras yang meluncur melewati jangkauan Jordan Pickford sebelum membentur tiang jauh dan masuk ke gawang.
Gol tersebut membuat ribuan pendukung Norwegia bersorak, sementara Inggris mulai kehilangan kendali permainan.
Setelah unggul, Norwegia semakin percaya diri. Alexander Sorloth memperoleh peluang emas, disusul sepakan Martin Odegaard yang memaksa Pickford melakukan penyelamatan penting.
Kesempatan lain muncul ketika Haaland berada dalam posisi terbuka, tetapi umpan terakhir gagal dimanfaatkan secara maksimal.
Inggris kesulitan mengembangkan permainan. Harry Kane beberapa kali turun jauh untuk menjemput bola, sementara lini tengah kehilangan kreativitas. Serangan-serangan yang dibangun mudah dipatahkan barisan pertahanan Norwegia.
Ketika babak pertama tampak akan berakhir dengan keunggulan Norwegia, Jude Bellingham kembali menunjukkan kualitasnya sebagai pemain penentu.
Berawal dari serangan cepat, Anthony Gordon membawa bola memasuki area pertahanan lawan sebelum mengalirkannya kepada Bellingham.
Gelandang Real Madrid itu memperlihatkan kontrol bola yang tenang, melewati kawalan bek Norwegia, lalu melepaskan tembakan kaki kiri mendatar yang bersarang di sudut gawang Orjan Nyland pada masa tambahan waktu babak pertama.
Gol tersebut sempat diwarnai kontroversi. Tayangan ulang televisi memperlihatkan bola hasil tendangan gawang Jordan Pickford diduga mengenai kabel kamera yang membentang di atas lapangan sebelum diterima pemain Inggris. Meski demikian, FIFA menyatakan tidak terdapat kontak sehingga proses gol dinyatakan sah.
Beberapa saat kemudian Inggris sebenarnya sempat membalikkan keadaan melalui Harry Kane. Namun, gol tersebut dianulir karena penyerang Bayern Muenchen itu telah lebih dulu berada dalam posisi offside.
Memasuki babak kedua, pelatih Thomas Tuchel melakukan perubahan dengan memasukkan Bukayo Saka dan Eberechi Eze. Alih-alih meningkatkan dominasi, perubahan tersebut justru membuat Norwegia semakin leluasa menguasai pertandingan.
Haaland menjadi ancaman utama hampir di setiap serangan. Sundulannya memaksa Pickford melakukan penyelamatan gemilang. Di sisi lain, umpan-umpan silang Julian Ryerson terus menciptakan kepanikan di kotak penalti Inggris.
Gol Heggem Dianulir VAR
>> Baca Selanjutnya
DUA GOL - Playmaker Inggris, Jude Bellingham mencetak dua gol seperti saat melawan Meksiko dan membawa Inggris kalahkan Norwegia dengan skor 2-1, Minggu (12/7/2026) pagi. (Screenshot The Sun)








