Mahasiswa
Sulsel

Kepala Desa Apresiasi Program KKN Unhas di Bonto Maccini, Diharapkan Berlanjut Usai Pengabdian

SEMINAR HASIL - Mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin memaparkan hasil program kerja pada akhir masa pengabdian di Desa Bonto Maccini, Kecamatan Sinoa, Bantaeng, Selasa (12/8/2026). Seminar digelar melalui presentasi dan diskusi bersama pemerintah desa serta masyarakat. (Dok KKN Unhas)

BANTAENG, UNHAS.TV - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Hasanuddin menggelar Seminar Hasil di Desa Bonto Maccini, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Selasa (12/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian akhir pelaksanaan KKN sekaligus forum pertanggungjawaban mahasiswa atas program yang telah dijalankan selama masa pengabdian.

Dalam seminar itu, mahasiswa memaparkan hasil sejumlah program kerja yang sebelumnya disusun berdasarkan hasil observasi dan kebutuhan masyarakat desa.

Pemaparan mencakup proses pelaksanaan kegiatan, capaian program, kendala yang ditemukan di lapangan, hingga respons masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Seminar Hasil juga menjadi tindak lanjut dari Seminar Program Kerja yang digelar pada awal pelaksanaan KKN. Melalui forum tersebut, mahasiswa menunjukkan perkembangan dan hasil dari setiap program yang sebelumnya telah direncanakan bersama pemerintah desa dan masyarakat.

Kepala Desa Bonto Maccini, H. Ramli, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa selama menjalankan pengabdian di wilayahnya. Ia mengatakan keberadaan mahasiswa KKN telah membantu mendorong sejumlah kegiatan yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi program yang telah dilaksanakan mahasiswa KKN Unhas. Kami berharap apa yang telah dirintis selama berada di Bonto Maccini tidak berhenti setelah KKN selesai, tetapi bisa dilanjutkan dan dikembangkan bersama masyarakat,” kata Ramli.

Menurut dia, kerja sama antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga menjadi faktor penting dalam keberhasilan program. Ia juga berharap pengalaman mahasiswa selama berada di desa dapat menjadi bekal dalam memahami persoalan masyarakat secara langsung.


Selain memaparkan hasil, seminar digunakan sebagai ruang evaluasi. Peserta memberikan tanggapan, saran, dan masukan terhadap berbagai program yang telah dilaksanakan. Evaluasi tersebut menjadi bahan untuk menilai kegiatan yang dinilai efektif sekaligus mencatat aspek yang masih dapat dikembangkan pada program pengabdian berikutnya.


Mahasiswa KKN Unhas juga menyampaikan pengalaman selama berinteraksi dengan masyarakat. Keterlibatan warga disebut memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan sejak tahap persiapan hingga penyelesaian program.


Seminar berlangsung interaktif melalui pemaparan dan sesi diskusi. Pemerintah desa dan masyarakat turut memberikan penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan mahasiswa.


Mahasiswa berharap program yang telah dijalankan dapat memberi manfaat jangka panjang bagi warga Desa Bonto Maccini. Mereka juga berharap hasil pengabdian tersebut dapat menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan desa setelah masa KKN berakhir.


Seminar Hasil menjadi penanda berakhirnya salah satu tahapan pengabdian mahasiswa Unhas di Bonto Maccini, sekaligus ruang untuk menyerahkan hasil kegiatan kepada masyarakat agar dapat diteruskan sesuai kebutuhan desa.