SINJAI, UNHAS.TV - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin mengembangkan media promosi bagi Desa Lamatti Riawang, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai.
Media cetak berbentuk brosur itu memuat profil yang berisi potensi ekonomi hingga kekayaan sejarah dan budaya desa.
Penyusunan brosur tersebut merupakan program kerja individu bertajuk Pengembangan Media Promosi Desa melalui Penyusunan Brosur Profil dan Potensi Desa Lamatti Riawang.
Kepala Desa Lamatti Riawang Hisbuddin mengatakan, program ini dirancang untuk membantu pemerintah desa memperkenalkan karakteristik dan potensi wilayah kepada masyarakat maupun pihak luar secara ringkas dan mudah dipahami.
"Gagasan pembuatan brosur muncul setelah mahasiswa melihat beragam potensi yang dimiliki Lamatti Riawang, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, hingga peninggalan sejarah," ujarnya.
Selama ini, potensi tersebut dinilai membutuhkan media informasi yang dapat mengemasnya secara lebih menarik dan praktis.
Sebelum menyusun brosur, mahasiswa KKN-T menghimpun informasi mengenai kondisi umum desa dan berbagai komoditas yang dikembangkan masyarakat. Data tersebut kemudian dipadukan dengan dokumentasi visual yang menggambarkan kehidupan warga serta sejumlah potensi unggulan desa.
Brosur itu antara lain memperkenalkan lima dusun yang berada di wilayah Lamatti Riawang, yakni Dusun Jerung I, Jerung II, Macconggi, Paria I, dan Paria II. Sejumlah komoditas seperti padi, kakao, jagung, kacang, serta peternakan sapi turut ditampilkan sebagai potensi ekonomi desa.
Pertanian menjadi salah satu sektor yang menonjol. Padi tidak hanya menjadi sumber mata pencaharian masyarakat, tetapi juga berperan dalam menopang ketahanan pangan desa.
Adapun kakao menjadi salah satu komoditas perkebunan yang dikembangkan warga. Jagung dan kacang juga menjadi bagian dari aktivitas pertanian yang memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat setempat.
.webp)
Mahasiswa KKN Unhas menyerahkan Brosur Profil kepada Kepala Desa Lamatti Riawang Hisbuddin Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, Senin (10/8/2026) lalu. Brosur profil berisi kekayaan dan potensi Lamatti Riawang sebagai desa unggulan. (Dok KKN Unhas)
Selain potensi ekonomi, mahasiswa memasukkan informasi mengenai kekayaan sejarah dan budaya Lamatti Riawang. Salah satunya Makam Bosying Tellupoloe atau To Barani Jerung yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat lokal.
Brosur juga menampilkan Batu Pelantikan di Jerung. Peninggalan tersebut berkaitan dengan jejak sistem pemerintahan dan kepemimpinan tradisional yang pernah berkembang di wilayah Desa Lamatti Riawang.
Melalui perpaduan informasi singkat, foto, dan desain visual, brosur tersebut diharapkan dapat digunakan pemerintah desa sebagai sarana memperkenalkan Lamatti Riawang kepada masyarakat yang lebih luas.
Media itu sekaligus menjadi dokumentasi sederhana mengenai identitas, potensi ekonomi, serta kekayaan budaya desa.
Program tersebut juga menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa KKN tidak hanya berbentuk kegiatan atau pembangunan fisik.
Pengembangan media informasi dapat menjadi salah satu cara mendukung pemberdayaan desa, terutama dalam membangun citra dan memperluas pengenalan terhadap potensi lokal.
Brosur profil dan potensi desa ini diharapkan dapat terus dimanfaatkan Desa Lamatti Riawang sebagai media promosi dan informasi secara berkelanjutan.
Mahasiswa KKN Unhas menyerahkan Brosur Profil kepada Kepala Desa Lamatti Riawang Hisbuddin Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, Senin (10/8/2026) lalu. Brosur profil berisi kekayaan dan potensi Lamatti Riawang sebagai desa unggulan. (Dok KKN Unhas)





_2-300x188.webp)


