Budaya
Mahasiswa

PENSI 2026 Jadi Wadah Ekspresi Seni dan Kolaborasi Mahasiswa Unhas, Ini Juaranya?

PENSI 2026 - Malam puncak PENSI Mahasiswa Unhas tahun 2026 digelar di Baruga Andi Pangerang Pettarani, Jumat (17/4/2026) malam. (Unhas TV/Moh Resha Maharam)

MAKASSAR, UNHAS.TV – Malam puncak Pentas Seni (PENSI) Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) tahun 2026 sukses digelar di Baruga Andi Pangerang Pettarani, Jumat (17/4/2026) malam.

Acara ini menjadi puncak ajang kreativitas mahasiswa lintas fakultas di lingkup Unhas yang menampilkan karya seni terbaik dari berbagai disiplin ilmu.

Suasana meriah menyelimuti Baruga sejak pembukaan yang dilakukan oleh Direktur Kemahasiswaan Unhas, Abdullah Sanusi SE MBA PhD. Hadir pula jajaran dekan dan ratusan mahasiswa dari seluruh fakultas, menyaksikan finalis menunjukkan kemampuan terbaik mereka di panggung.

Mengusung tema “Menembus Cakrawala Rasa, Nada, dan Makna dalam Menyatukan Ragam Perbedaan”, PENSI 2026 menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan ide, emosi, dan kreativitas.

Ajang ini menekankan kolaborasi antar mahasiswa sekaligus mendorong pengembangan bakat seni di tingkat kampus.

Kepala Subdirektorat Pengembangan Prestasi dan Talenta Mahasiswa, Prof Dr Ir Suhasman SHut MSi menekankan tujuan kegiatan ini lebih dari sekadar kompetisi.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya mampu berkompetisi, tetapi juga mampu berkolaborasi dan mengekspresikan kreativitasnya. PENSI menjadi wadah penting dalam membangun karakter, kreativitas, serta memperkuat kebersamaan di lingkungan kampus,” ujarnya.

Direktorat Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin menilai PENSI 2026 sebagai momentum penting dalam membangun budaya kampus yang inklusif, kolaboratif, dan berdaya saing.

Selain kompetisi, kegiatan ini menjadi ruang apresiasi bagi mahasiswa menampilkan potensi terbaik mereka di bidang seni dan kreativitas.

Melalui PENSI, diharapkan semangat kebersamaan antar mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu dapat terus terjalin, memperkuat jejaring internal kampus, dan menumbuhkan budaya kolaboratif yang mendukung pengembangan talenta mahasiswa di Universitas Hasanuddin.

Sebanyak 315 peserta mengikuti pendaftaran yang dibuka 9–27 Maret 2026. Setelah melalui proses seleksi bertahap, 79 finalis terpilih maju ke babak grand final.

Kompetisi berlangsung dalam sembilan cabang lomba, termasuk solo performance, vocal group, tari kontemporer, baca puisi, solo daerah, solo dangdut, film pendek, dan fotografi.

Pada kategori tari kontemporer, juara tiga diraih tim Nusa Vantara dari Fakultas Vokasi, juara dua tim CND atau Couple Nextdoor dari Fakultas Kedokteran, dan juara satu tim Saxigma Boys dari Fakultas Ilmu Budaya.

Sementara kategori vocal group, juara tiga dimenangkan tim Dentacapella dari Fakultas Kedokteran Gigi, juara dua tim Amethis Echoes dari Fakultas Kedokteran, dan juara satu tim Plica Vokalis dari Fakultas Kedokteran.

(Rahmatia Ardi / Muh Resha Maharam / Unhas TV)