MAKASSAR, UNHAS.TV - Sebanyak 393 jemaah calon haji kelompok terbang pertama Embarkasi Makassar mulai memasuki Asrama Haji Sudiang, Makassar, pada Selasa (21/4/2026) pagi.
Kloter pertama ini didominasi jemaah asal Kabupaten Soppeng dan sebagian dari Kota Makassar. Kedatangan mereka menandai dimulainya rangkaian operasional pemberangkatan haji dari embarkasi Makassar tahun ini.
Sejak pagi, puluhan bus membawa ratusan calon haji ke kompleks asrama. Setelah tiba, para jemaah langsung diarahkan menuju Aula Arafah untuk mengikuti prosesi pelepasan oleh pemerintah dan petugas penyelenggara ibadah haji.
Suasana aula dipenuhi jemaah yang datang berkelompok, sebagian didampingi keluarga, sebelum menjalani tahapan akhir menjelang keberangkatan.
Pada kesempatan itu, para jemaah menerima kartu Nusuk, identitas resmi yang akan mereka gunakan selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Pembagian kartu ini menjadi salah satu perubahan penting dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya kartu Nusuk umumnya diterima setiba di Arab Saudi, kini dokumen itu dibagikan sejak di tanah air.
Langkah tersebut dinilai akan mempercepat layanan bagi jemaah ketika tiba di Tanah Suci. Kartu Nusuk merupakan smart card yang diterbitkan pemerintah Arab Saudi dan menjadi syarat wajib untuk mengakses berbagai layanan utama selama pelaksanaan ibadah haji.
Kartu itu digunakan untuk akses masuk ke Kota Makkah, Masjidil Haram, hingga area puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Selain itu, kartu Nusuk juga dipakai untuk mengakses layanan transportasi, akomodasi, konsumsi, dan kesehatan.
Dengan sistem QR code yang terintegrasi, data jemaah dapat terbaca lebih cepat sehingga layanan bisa diberikan secara tepat dan terdokumentasi. Petugas haji juga membagikan gelang identitas sebagai penanda tambahan bagi setiap jemaah.
.webp)
MASUK ASRAMA - Sebanyak 393 jemaah calon haji Kloter 1 Embarkasi Makassar mulai memasuki Asrama Haji Sudiang, Makassar, Selasa (21/4/2026) pagi. (Unhas TV/Muh Nur Alim)
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Sulsel, Ikbal Ismail, mengatakan ada dua hal baru pada pemberangkatan kloter pertama tahun ini.
“Kami melepas kloter pertama dari Soppeng yang akan diberangkatkan pukul 03.20. Ada dua hal baru, yaitu pembagian kartu Nusuk yang sekarang dilakukan di sini, dan pemeriksaan imigrasi Saudi yang dialihkan ke Bandara Hasanuddin,” kata Ikbal.
Bagi sebagian jemaah, keberangkatan ini menjadi puncak penantian panjang. Badaruddin, calon haji asal Soppeng, mengatakan ia baru mendapat kesempatan berhaji setelah menunggu antrean selama 14 tahun.
“Saya menunggu antrean selama 14 tahun. Saya pensiunan perangkat desa, menabung sekitar dua setengah juta per tahun. Saya berangkat sendiri,” ujarnya.
Tahun ini, Embarkasi Makassar dijadwalkan melayani lebih dari 16.750 jemaah calon haji dari delapan provinsi di kawasan timur Indonesia.
Pemberangkatan kloter pertama ini menjadi penanda dimulainya arus besar perjalanan ibadah haji 2026 dari Makassar, sekaligus ujian awal bagi kelancaran pelayanan jemaah sejak dari asrama hingga ke Tanah Suci.
(Muh Nur Alim / Unhas TV)
MASUK ASRAMA - Sebanyak 393 jemaah calon haji Kloter 1 Embarkasi Makassar mulai memasuki Asrama Haji Sudiang, Makassar, Selasa (21/4/2026) pagi. (Unhas TV/Muh Nur Alim)

-300x169.webp)






